Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali segera memperbaiki jembatan di Desa Yehembang Kangin, yang putus diterjang banjir Kamis (4/11) malam lalu.

"Jembatan ini merupakan akses yang penting bagi belasan keluarga. Kami akan segera membangun yang baru," kata Bupati Jembrana I Nengah Tamba, saat mendatangi sejumlah titik banjir di Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jumat.

Ia mengatakan, sebagai akses warga di Banjar Dauh Tukad Nusamara tersebut, pihaknya akan membangun jembatan sementara, agar mereka tidak terisolasi.

Akibat putusnya jembatan gantung tersebut, sedikitnya 19 keluarga terisolasi, sehingga petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mengirimkan bantuan dengan menggunakan perahu karet.

Baca juga: Jembrana dilanda bencana banjir dan tanah longsor

Banjir di Desa Yehembang Kangin menyebabkan 32 rumah warga di sejumlah titik terendam air, yang langsung didatangi Bupati Tamba beserta Ketua DPRD I Made Sri Sutharmi.

Selain bantuan dari pemerintah, Tamba minta kepedulian pengusaha atau masyarakat yang lebih mampu untuk juga memberikan bantuan, khususnya bagi 19 keluarga yang terisolasi, sampai jembatan sementara selesai dibangun.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, untuk sementara pihaknya fokus memberikan bantuan sembako, karena hal itu yang paling dibutuhkan warga korban banjir.

Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021