Presiden Joko Widodo berharap tambahan dua ruas jalan tol yang masuk ke dalam jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) II dapat memecahkan kemacetan lalu lintas di ibu kota Jakarta.

"Jalan tol ini akan melancarkan mobilitas masyarakat, memecahkan kemacetan lalu lintas yang selama ini menumpuk di kota Jakarta," kata Presiden Jokowi di Gerbang Tol Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Kamis.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat meresmikan jalan tol Serpong–Cinere ruas Serpong–Pamulang sepanjang 10,1 kilometer dan jalan tol Cengkareng–Batuceper–Kunciran sepanjang 14,19 kilometer.

"Melancarkan mobilitas komuter baik Jakarta maupun kota-kota lain di sekitar Jakarta serta melancarkan distribusi barang ke berbagai kawasan yang dilalui jalan tol ini sehingga menghemat waktu tempuh dan tentu saja menurunkan biaya logistik," tambah Presiden.

Kedua ruas tol tersebut merupakan bagian dari jaringan JORR II yang dibangun untuk melengkapi struktur jaringan jalan di kawasan metropolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).

"Jalan tol ini akan melengkapi ruas tol JORR II di sisi barat dan pengoperasian jalan tol ini sangat dinantikan masyarakat, terutama masyarakat Tangerang dan Tangerang Selatan karena bisa menjadi alternatif khususnya masyarakat Jawa Barat dan Jakarta bagian Selatan untuk menuju bandara Soekarno-Hatta," ungkap Presiden.

Menurut Presiden, pembangunan jalan tol tidak hanya menghubungkan antarwilayah atau antardaerah tapi juga meningkatkan daya saing daerah.

"Membangkitkan ekonomi di kawasan sekitarnya, dan mempercepat pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru dan juga mengembangkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi yang produktif," tambah Presiden.

Hadir dalam peresmian kedua ruas jalan tol tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan para pejabat terkait lainnya.

Pembangunan ruas tol Serpong- Cinere sepanjang 10,1 kilometer terdiri atas 2 seksi yakni Seksi I Serpong-Pamulang sepanjang 6,5 km yang sudah rampung, serta Seksi II Pamulang-Cinere sepanjang 3,6 kilometer.

Pengusahaan ruas tol ini dilakukan oleh PT Cinere Serpong Jaya dengan biaya konstruksi Rp2,1 triliun.

Sedangkan jalan tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran terbagi menjadi 4 Seksi yaitu Seksi I (Kunciran-Tirtayasa) sepanjang 2,04 kilometer, Seksi II (Tirtayasa-Benteng Betawi) sepanjang 3,52 kilometer, Seksi III (Benteng Betawi-H.Sastranegara) sepanjang 6,57 kilometer dan yang terakhir Seksi IV (H.Sastranegara-SS Benda) sepanjang 2,06 kilometer.

Ruas tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran saat ini dikelola oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) dengan biaya konstruksi sebesar Rp1,96 triliun.

Nantinya, jalan tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan tersambung dengan jalan tol Kunciran-Serpong yang sudah beroperasi dan diresmikan oleh Presiden Jokowi sejak Desember 2019 lalu.


 

Pewarta: Desca Lidya Natalia

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021