Jakarta (ANTARA) - Thomas Djiwandono, salah satu Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam Kabinet Merah Putih, terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari lalu.
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun di Kompleks Parlemen menjelaskan Thomas terpilih berdasarkan hasil rapat musyawarah Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.
Profil Thomas Djiwandono
Thomas yang lahir di Jakarta, 7 Mei 1972 merupakan putra pertama dari Soedradjad Djiwandono, Gubernur BI periode 1993-1998, serta Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo yang merupakan kakak kandung Presiden Prabowo Subianto.
Thomas menempuh pendidikan sarjananya di bidang Sejarah di Haverford College, Pennsylvania, Amerika Serikat.
Selama kuliah, ia pernah menjadi wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993. Usai lulus pada 1994, ia kemudian menjadi wartawan di Indonesia Business Weekly.
Suami dari Rizkiati Mulan Hamami tersebut mulai menjajaki karier di dunia keuangan sebagai analis di perusahaan jasa keuangan dan sekuritas Whetlock NatWest Securities, Hong Kong, pada 1996-1999, lalu menjadi konsultan di perusahaan konsultasi bisnis Castle Asia, Jakarta, pada 1999-2000.
Kemudian, ia melanjutkan studi Magister di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat dan lulus meraih gelar Master pada 2003.
Pada 2004, ayah dua anak tersebut bergabung dengan PT Comexindo International, perusahaan dagang internasional bagian dari Arsari Group yang dimiliki oleh Hashim Djojohadikusumo, adik dari Presiden Prabowo Subianto.
Ia sempat menduduki berbagai jabatan selama 20 tahun mengabdi di perusahaan tersebut, yakni Direktur Pengembangan Bisnis (2004-2008), Deputi CEO (2008-2009), dan CEO (2010-2024). Selain itu, ia juga menjabat sebagai Deputi CEO Arsari Group pada 2011-2024.
Tidak hanya di bidang ekonomi, Tommy, sapaan akrab Thomas, juga terjun di bidang politik dengan menjadi Bendahara Umum Partai Gerindra sejak 2014 dan saat ini ia tidak lagi menjadi pengurus partai tersebut dan telah mengundurkan diri per 31 Desember 2025.
Thomas dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Maju pada 18 Juli 2024.
Pewarta: Uyu Septiyati LimanEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.