Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Amatil Indonesia ("Coca-Cola") melakukan serah terima bantuan secara virtual berupa satu unit ambulans kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk penanganan Pandemi COVID-19 yang rencananya diperuntukkan operasional kepalangmerahan di Bali.

"Bantuan itu merupakan bagian dari realisasi donasi Coca-Cola bernilai Rp10 miliar yang telah disalurkan kepada PMI pada April 2020," kata Communications Manager Coca-Cola Indonesia, Fauziah Syafarina Nasution, dalam keterangan tertulis yang diterima di Denpasar, Rabu.

Didampingi Media & Communication Specialist Coca-Cola Amatil Indonesia, Amelia Naomi, ia menjelaskan sejak kasus COVID-19 yang pertama diumumkan pada Maret 2020, pandemi COVID-19 terus menyebar dan berdampak terhadap kehidupan masyarakat Indonesia.

"Dengan jumlah kasus yang terus meningkat, semakin penting bagi setiap lapisan masyarakat Indonesia untuk turut mendukung upaya penanggulangan COVID-19," katanya.

Oleh karena itu, Presiden Direktur PT Coca-Cola Indonesia Diego Gonzalez dan Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz menyerahkan satu unit ambulans kepada Ketua Umum PMI HM Jusuf Kalla di Jakarta pada Selasa (22/9) lalu.

Baca juga: PMI Bali sediakan stok darah untuk terapi plasma konvalesen

Dalam kesempatan itu, Presiden Direktur PT Coca-Cola Indonesia Diego Gonzalez menyatakan Coca-Cola telah hadir selama lebih dari 90 tahun di Indonesia dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa ini.

"Di masa yang sulit ini, kami merasakan keprihatinan yang sangat besar terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang kini hidup di bawah ancaman pandemi COVID-19. Salah satu fokus kami kini adalah terus memberikan dukungan dengan secara berkala dengan meninjau kebutuhan dari masyarakat yang terdampak," katanya.

Menurut dia, bantuan penyediaan fasilitas armada khusus yang diberikan kepada PMI akan digunakan penanganan penyakit infeksius seperti COVID-19 agar dapat berjalan dengan optimal sekaligus memitigasi dampak dari pandemi yang berlangsung.

Sementara itu, Ketua Umum PMI HM Jusuf Kalla mengatakan mobil ambulans itu rencananya diperuntukkan kawasan Bali sebagai wilayah yang kini merupakan salah satu wilayah dengan kebutuhan ambulans yang tinggi.

"Dana yang kami terima dari Coca-Cola telah dimanfaatkan untuk mendukung tugas tanggap darurat PMI di berbagai wilayah di Indonesia. Pada hari ini, kami dengan penuh rasa syukur menerima pemberian satu unit ambulans yang rencananya diperuntukkan mendukung layanan COVID-19 di PMI Bali," katanya.

Sebagai langkah pencegahan penyebaran wabah virus Corona, PMI juga telah menyalurkan bantuan yang diberikan oleh Coca-Cola melalui beberapa kegiatan diantaranya dengan melakukan distribusi paket Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) sebanyak 250.000 Kepala Keluarga (KK) di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Selain itu, PMI juga telah memberikan layanan penyemprotan disinfektan dengan unit armada motor roda tiga, sampai dengan periode Mei 2020 telah menjangkau sejumlah 1.737.393 Kepala Keluarga (KK). Secara rutin, "spraying disinfektan" itu dilakukan berulang kali untuk para penerima manfaat di wilayah Jakarta Pusat, Selatan dan Jakarta Timur serta Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Baca juga: FSP Par-SPSI Bali peduli COVID-19 dengan aksi donor darah

"Selain itu, kami juga telah menyediakan 144 unit fasilitas cuci tangan (wastafel portable) yang didistribusikan di tiga Provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Fasilitas cuci tangan ini ditempatkan di sejumlah fasilitas umum, terutama pasar serta puskesmas yang berada di sembilan kota wilayah JaDeTaBek (Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi). Melalui penyediaan fasilitas ini, sebanyak 28.800 jiwa telah mendapatkan manfaat setiap harinya," ujar Jusuf Kalla.

Bantuan kemanusiaan Coca-Cola terhadap kegiatan pencegahan dan tanggap darurat penanganan COVID-19 oleh PMI telah dilakukan secara bertahap sejak April 2020 dan akan berjalan sampai dengan November 2020. Dukungan yang diberikan oleh Coca-Cola merupakan bentuk solidaritas dan gotong royong dalam usaha membantu pemerintah dan masyarakat untuk memutus rantai penyebaran virus Corona di Indonesia.

Senada dengan itu, Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia, Kadir Gunduz, menyampaikan Coca-Cola Amatil Indonesia terus mengamati perkembangan situasi dan kebutuhan dalam penanganan pandemi COVID-19, guna menghentikan laju penyebaran pandemi di Indonesia.

"Kami percaya bahwa partisipasi aktif dan sinergi positif dari berbagai pihak merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mengatasi pandemi. Melalui bantuan penyediaan fasilitas ambulans ini, kami berharap dapat mendukung mobilitas PMI dalam bertugas menangani COVID-19 di wilayah paling membutuhkan di Indonesia," katanya.

Penyerahan bantuan kepada PMI hari ini merupakan realisasi bertahap dari kontribusi Coca-Cola yang telah disalurkan melalui PMI untuk mendukung upaya bantuan darurat dan kemanusiaan yang meliputi pemberian edukasi, pelatihan deteksi dini dan respons, untuk masyarakat yang paling terdampak oleh COVID-10 serta penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas kesehatan dan relawan dari Palang Merah Indonesia.
 

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020