Denpasar (Antara Bali) - Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Made Putra Suryawan mengimbau warga masyarakat tidak perlu resah menghadapi serangan serangga Tomcat yang mulai masuk wilayah Bali.

"Serangga Tomcat tidak agresif dan merupakan sahabat para petani," katanya di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, berdasarkan data Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali menyebutkan, hingga saat ini baru dua kabupaten di Bali yang melaporkan adanya serangan serangga Tomcat terhadap manusia.

"Hingga saat ini kami baru mendeteksi serangan serangga Tomcat di dua kabupaten, yaitu Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng.

Ia mengatakan, kasus yang ditemukan di Jimbaran, Kabupaten Badung negatif, karena di sana tidak ditemukan habitat Tomcat. Warga yang di Jimbaran itu kemungkinan terkena herpes karena gejalanya sama dengan serangan racun Tomcat," ujarnya.

Putra Suryawan mengatakan, serangga Tomcat sudah ada sejak dulu dan umumnya hidup di area persawahan.(LHS)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012