"Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali segera turun ke lapangan untuk melihat kondisi daerah dan melakukan penelitian yang terserang Tomcat, agar tidak sampai meresahkan warga masyarakat," kata Komisi IV DPRD Bali Wayan Rawan Atmaja di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan, serangan serangga Tomcat kini cukup mengkhawatirkan warga Bali, karena warga membaca dan menonton yang akhir-akhir ini ditayangkan di televisi.
"Kasus serangan Tomcat di pemukiman warga masyarakat yang terjadi di Jawa Timur kini cukup meresahkan warga," kata politisi Partai Golkar itu.
Menurut dia, sebenarnya serangga ini sudah ada sejak dulu, bahkan menjadi sahabat para petani. Serangga ini biasanya hidup di sawah. Karena habitatnya mulai menyempit maka tidak menutup kemungkinan serangga tersebut kepemukiman penduduk.(LHS)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.