Civitas akademika Universitas Pendidikan Nasional Denpasar melalui program bertajuk "Undiknas Care Movement" membagikan ratusan paket bahan pokok kepada para tukang sapu, pedagang asongan, pelaku UMKM, fakir miskin dan pemulung di sejumlah titik di ibu kota Provinsi Bali tersebut.

"Tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang terdampak pandemi COVID-19. Kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir. Misi sosial ini bagian dari bentuk kepedulian Undiknas dan kami berharap wabah tersebut segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal," kata Rektor Undiknas Denpasar Dr Ir Nyoman Sri Subawa,ST,S.Sos, MM disela-sela pembagian paket bahan pokok tersebut di kawasan Lumintang, Denpasar, Jumat.

Sri Subawa menambahkan, pembagian paket bahan pokok hari ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya. Sebelumnya pekan lalu, pembagian bahan pokok telah dilaksanakan di lingkungan Desa Sidakarya, Panjer, dan sekitarnya.

Baca juga: Rektor Undiknas utamakan hasil dari KKN 660 mahasiswa di Tabanan

Kali ini,  "Undiknas Care Movement" pada Jumat (8/5) menyasar masyarakat terdampak pandemi COVID-19 di seputaran Jalan Bung Tomo dan Jalan Pidada, di sekitar areal Lapangan Lumintang, dan seputar Jalan A Yani Utara (Peguyangan) serta di sekitaran Jalan Nangka Utara hingga Jalan Antasura, Denpasar.

Kegiatan penyaluran paket bahan pokok yang dipimpin langsung oleh Rektor Undiknas itu berisikan beras, minyak goreng, mi instan, dan masker tersebut sengaja dilakukan dengan turun langsung ke jalan dan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menghindari kerumunan.

"Harapan kami agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran kepada simpul-simpul masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan beban masyarakat," ujar Sri Subawa.

Baca juga: Undiknas Denpasar sediakan beasiswa untuk mahasiswa asing

Mobil tim Undiknas yang membawa bantuan bahan pokok itu terlihat langsung berhenti ketika menemukan dan melihat ada tukang sapu jalanan sedang menjalankan tugasnya membersihkan jalanan Kota Denpasar ataupun ketika melihat pemulung dan lansia.

Sementara itu, Ketua Panitia "Undiknas Care Movement" Dr Made Wirya Darma mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian civitas akademika Undiknas kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 di Bali.

Kegiatan yang dilakukan setiap Jumat ini memang sengaja tanpa memberi tahu warga terlebih dahulu dan dibagikan secara langsung, serta berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kerumumunan publik dan tetap memerhatikan jarak sesuai protokol "physical distancing".

Baca juga: Universitas Pendidikan Nasional terapkan "Kampus Merdeka"

"Kegiatan ini akan terus kami lakukan dan juga bersinergi dengan berbagai pihak. Para mahasiswa kami juga sangat aktif dan antusias berpartisipasi," kata pakar hukum pidana ini.

Ketua Perdiknas Denpasar Dr AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, SSos, MSi mengapresiasi dan mendukung penuh aksi "Undiknas Care Movement" ini.

"Undiknas sudah melakukan hal-hal yang baik, semoga direspons dengan baik dan semakin banyak yang ikut bergerak," ujar Eddy.

Baca juga: Pemkot Denpasar jalin kerja sama dengan Undiknas rancang PSPU

Selain penyaluran paket bahan pokok, Perdiknas juga sudah melakukan berbagai aksi kemanusiaan membantu masyarakat terdampak COVID-19, diantaranya setiap hari Selasa dan Jumat pada pagi dan sore (jelang buka puasa), Perdiknas membagikan nasi bungkus kepada masyarakat di sejumlah lokasi.

"Mari kita berbuat baik dengan berbagai cara dan semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu," kata Eddy Gorda.

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020