Tim estafet putri DKI Jakarta tidak memiliki target khusus dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 dan hanya ingin bermain santai dalam agenda tersebut.

"Santai saja, jadi target dari kami semoga bisa bermain bagus. Untuk saingan terberat juga tidak ada, karena dari DKI banyak yang anak pelatnas," tutur pelatih atletik estafet putri DKI Jakarta Eni Nuraini saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin.

Eni mengaku cukup percaya diri dengan kemampuan atlet-atletnya mengingat memiliki anggota pelatnas yang masuk dalam jajaran tim estafet putri DKI Jakarta.

Baca juga: Eni Nuraini puji tampilan atlet pelatnas di lari estafet
Baca juga: Pelatih lari Eni bertekad loloskan tim estafet ke Olimpiade 2020

Dalam tim estafet putri DKI Jakarta, kata Erni melanjutkan, ada Jeany Nur Aini dan Tyas Murtiningsih yang merupakan atlet pelatnas.

"Kebetulan atlet mahasiswinya ada dari pelatnas, yang kebetulan saya latih juga," ujar Eni yang juga menjadi pelatih pelatnas lari jarak pendek.

Namun di Pomnas Eni tidak bisa mengawasi secara langsung para atletnya karena harus mempersiapkan keberangkatan ke Kejuaraan Dunia Atletik di Qatar yang akan berlangsung pada pada 27 September-6 Oktober 2019.

Pelatih yang baru saja menerima penghargaan pelatih atletik terbaik di Asia itu berharap atletnya bisa bertanding maksimal meski tidak bisa mengawasi langsung di Jakarta.

"Mudah-mudahan hasilnya bagus karena saya tidak bisa mengawasi sampai akhir. Mereka kan tanding sampai tanggal 25, tapi saya tanggal 24 sudah berangkat ke Qatar," pungkas Eni.
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar

Editor : I Komang Suparta


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019