Dua pebalap Indonesia, Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro mengibarkan Bendera Merah Putih di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, setelah finis runner-up di seri kedua ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019, Sabtu.

Secara keseluruhan, Rio dan David yang membela tim T2 Motorsports dengan mobil Ferrari 488 GT3 itu finis urutan 7, namun di kelas GT3 Pro-Am pasangan pebalap Indonesia itu menjadi yang terbaik ke-2 setelah Frederik Schandorff/Alex Au dari tim Vincenzo Sospiri Racing SRL dengan mobil Lamborghini Huracan GT3 Evo.

Peringkat tiga kelas Pro/Am diraih Chris van der Drift/Li Chao dari Tim JR-M yang menggunakan Porsche 911 GT3 R, demikian laman resmi Blancpain GT World Challenge Asia.

Buriram menggelar seri kedua ajang Blancpain GR World Challenge Asia 2019, yang diikuti oleh mobil GT3 dan GT4 dari berbagai kelas. Race-3 kali ini berlangsung di bawah cuaca yang cukup terik setelah sempat dikhawatirkan akan turun hujan.

David menjadi pebalap pertama yang turun dengan posisi start ke-14 secara keseluruhan dan urutan 6 di kelasnya.

Tiga puluh menit pertama mampu dimanfaatkan David untuk naik ke urutan 10 secara umum sebelum memberikan kemudi kepada Rio.

Setelah pergantian pebalap, Rio memperbaiki posisi dengan menyalip tiga mobil di depannya untuk finis ke-7 secara keseluruhan dan ke-2 di kelasnya.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang sudah mendukung T2 Motorsports, berkat doa dan dukungan rekan-rekan semua, dua pebalap kebanggan Indonesia, Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro dapat mengibarkan sang merah putih di Chang International Circuit," kata kepala tim T2 Motorsport Irmawan Poedjoadi dalam pernyataan tertulis.

Di klasemen umum, Rio dan David berada di ties 17 dengan total 6 poin sementara di kelas GT3 Pro/Am mereka berada di peringkat 8 dengan torehan 19 poin.

Race-4 di Buriram akan berlangsung pada Minggu pukul 11:45 WIB dan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal Youtube resmi GTWorld maupun siaran TV Fox Sports.


 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono

Editor : I Komang Suparta


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019