Bangli (Antaranews Bali) - Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali memperoleh prestasi dalam tata kelola keuangan daerah, yakni kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Bali.
   
Prestasi tersebut diraih berkat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah  Kabupten Bangli Tahun Anggaran 2017 yang diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho kepada Bupati Bangli I Made Gianyar dan Ketua DPRD setempat Ngakan Made Kutha Parwata, demikian siaran Pers Humas Pemkab Bangli yang diterima Selasa.
   
Penghargaan tersebut diserahkan di ruang Auditorium Kantor BPK Perwakilan Bali, Senin (28/5), bersamaan dengan dengan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Bali yang juga meraih opini yang sama.
   
Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho pada kesempatan itu mengatakan, laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan yang diserahkan tersebut terdiri dari tiga bagian, yakni LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2017, LHP atas Sistem Pengendalian Intern dan LHP atas Kepatuhan Terhadap peraturan perundang-undangan.
    
Ditambahkannya, meskipun berhasil meraih opini WTP, namun BPK masih menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dalam penyusunan laporan keuangan dan ketidak patuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
   
Untuk itu, lanjut dia, BPK telah memberikan sejumlah rekomendasi untuk ditindaklanjuti pemerintah kabupaten/kota, selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima. Namun apabila ada temuan hasil pemeriksaan yang belum jelas, dapat mengusulkan pertemuan konsultasi dengan perwakilan BPK di Bali.
   
"Selamat kami sampaikan kepada kabupaten/kota yang sudah meraih opini WTP. Kita minta pemerintah kabupaten/kota bisa terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah," pintanya.
   
Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar seuasai acara berlangsung mengatakan, keberhasilan Kabupaten Bangli kembali meraih opini WTP dua kali secara berturut-turut, tentu menjadi bukti nyata dari usaha dan kerja keras seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Bangli, yang telah melakukan perbaikan terhadap kelemahan kelemahan yang terjadi dalam pengelolaan keuangan daerah selama ini.
   
Meskipun telah dua kali secara berturut meraih WTP, namun Bupati Made Gianyar tetap meminta pegawai di Bangli tidak cepat berpuas diri atau kendor, namun capaian ini bisa dijadikan motivasi untuk terus maju dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di Kabupaten Bangli.
   
"Selamat dan terima kasih saya sampaikan kepada semua pegawai yang sudah berkerja dengan sangat keras. Tanpa kerja keras pegawai, tentu WTP tidak akan bisa diraih," ucapnya.
    
Sementara itu Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata pada kesempatan itu mengucapkan selamat kepada Bupati Made Gianyar dan Wabup Sedana Arta serta jajarannya atas keberhasilan Kabupaten Bangli meraih opini WTP.     

Menurutnya, predikat WTP yang diraih Bangli  merupakan buah dari kerja keras pegawai selama ini. Namun Kuta Parwata mengingatkan agar opini WTP tahun ini bukanlah hasil akhir, melainkan langkah awal untuk mencapai yang lebih baik kedepan.
   
"Kita sudah dua kali berturut turut WTP, mudah-mudahan tahun depan opini WTP tetap bisa dipertahankan," pungkasnya. (WDY)

Pewarta: I Komang Suparta/Adi Lazuardi

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018