Denpasar (AntaraNews Bali) - Sebagai implementasi dari desain pengajaran "link and match" dan menyiapkan siswa-siswinya untuk lebih berkompeten agar nantinya mudah terserap di dunia kerja penerbangan, kedirgantaraan dan kebandaraan pada era MEA, SMK Penerbangan Cakra Nusantara pada semester ini melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) pada tiga lokasi sekaligus yakni pangkalan udara (lanud) dan bandara internasional.

Pertama, PKL di  Pangkalan Udara Husein Sastra Negara Bandung dan semua siswa-siswi dinyatakan lulus 100 persen dalam uji kompetensi.

Kedua, Jurusan Administrasi Perkantoran (Bandara) SMK Penerbangan melaksanakan PKL di Angkasa Pura Bandara International Ngurah Rai Bali dan Angkasa Pura Bandara International Lombok Praya.

Ketiga, Jurusan Airframe and Power Plant serta Electronical Avionic melaksanakan PKL di Pangkalan Udara Abdulrahman Saleh Malang.

Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan dan PKL Agus Mahendra SPd menjelaskan hal itu dilakukan guna lebih menekankan kompetensi ketrampilan sesuai tes masuk yang diadakan oleh user (dunia usaha dan dunia industri), sehingga ruang lingkup kompetensi dalam PKL untuk masing-masing jurusan itu disesuaikan dengan jurusannya.

PKL Jurusan Administrasi Perkantoran (Bandara/Ground Handling Support) adalah Aircraft Parking, Aircraft Jacking, Aircraft Marseling, Aircraft Ground Handling, dan Aircraft General.

PKL untuk Jurusan Electrical Avionic adalah Electrical AC dan DC Power, Lighting system,Teknik Pengukuran System Electric, Teknik Pengukuran Trouble Shooting, Instrument System,R adio dan Navigation System, Aircraft General.

PKL untuk Jurusan Airframe & Powerplant adalah Structure, Flight Control, Hydraulic Pneumatic System, Pressurization System, Anti Icing/Deicing, Motor dan Propeller PesawatTerbang, Fuel System,Instrument and Electrical System.

Agus Mahendra menekankan bahwa untuk setiap PKL, selain siswa siswi mendapatkan Sertifikat Kompetensi langsung dari Pangkalan Udara dan dunia usaha dunia industri terkait, juga mendapatkan Sertifikat Sikap (Attitude Certificate) yang merupakan sertifikat pendamping dari sertifikat kompetensi, sehingga standarisasi sikap, yaitu penampilan, kerapihan, kesehatan, dan etika dapat terukur.

"Beberapa tujuan PKL antara lain melatih dan mengembangkan kompetensi siswa siswi melalui sarana dan fasilitas terkini yang terdapat dalam industri terkait penerbangan, kedirgantaraan dan kebandaraan guna memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja profesional di masa yang akan datang, sehingga diharapkan lulusan dapat lebih mudah terserap pasar kerja dunia penerbangan yang tumbuh sangat pesat pada era MEA," katanya.

PKL juga memberikan sebuah bentuk pengalaman nyata serta permasalahan yang dihadapi dunia kerja dan menumbuhkan rasa tanggung jawab profesi, dan memberikan kesempatan kepada siswa PKL untuk dapat menyatukan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dengan wawasan kegiatan suatu bidang usaha agar mereka dapat lebih percaya diri dan selalu mandiri dalam perkembangan karir di masa yang datang.

"Karena itu, PKL harus menjadi sesuatu yang prioritas bagi setiap penyelenggara pendidikan SMK, untuk mengembangkan dan menciptakan lulusan yang handal dan siap bekerja, sesuai dengan semangat SMK itu sendiri," katanya.

Bebas Narkoba
Selain PKL, SMK Penerbangan Cakra Nusantara meluncurkan program tes narkoba dan pembekalan bahaya narkoba secara berkala bagi siswa-siswinya di Kantor BNN Provinsi Bali yang disampaikan langsung oleh Ni Ketut Adi Lisdiani SKM, MPH.Ed selaku Kepala Bidang Pencegahan BNNP Bali.

Salah seorang panitia dalam acara ini yang juga merupakan Ketua PPDB 2017/2018 I Putu Surya Darma,S.Sn., M.Sn., menjelaskan bebas dari penyalahgunaan narkoba adalah salah satu syarat untuk masuk atau bergabung dengan SMK Penerbangan Cakra Nusantara.

Selain itu, kunci pelajar berprestasi adalah pelajar yang bebas dari segala jenis narkoba. "Itulah yang ingin kami terapkan kepada setiap siswa-siswi kami di SMK PenerbanganCakra Nusantara ini," kata Putu Surya Darma.

Selain siswa-siswi SMK Penerbangan Cakra Nusantara harus bebas narkoba, pihak sekolah juga berharap melalui kegiatan ini, SMK Penerbangan Cakra Nusantara dapat menjadi inspirasi bagi pelajar-pelajar Indonesia, khususnya pelajar-pelajar di Bali untuk dapat berprestasi tanpa narkoba, karena pelajar juga menjadi bagian dari komponen bangsa yang berperang melawan narkoba.

Salah satu upaya memerangi narkoba, adalah memperkaya diri dengan pengetahuan tentang narkoba dan bahayanya sebagai hal yang dapat dilakukan pelajar dalam upaya bekal agar tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba, dan semua pengetahuan mengenai bahaya narkoba sudah didapatkan dari kegiatan ini.

Senada dengan itu, Kepala Sekolah SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Indra Gita Saragih S.Pd, menjelaska siswa-siswi SMK PenerbanganCakra Nusantara harus bebas dari narkoba untuk menunjang prestasi mereka di tingkat nasional maupun internasional nantinya, karena narkoba saat ini merupakan musuh terbesar bagi pelajar.

Bagi lulusan SMP/MTS/Sederajat yang ingin menjadi generasi muda yang Unggul Tangguh dan Mandiri serta Bebas Narkoba, SMK Penerbangan Cakra Nusantara memberikan kesempatan yang seluas-luasnya menjadi ahli penerbangan, kedirgantaraan dan kebandaraan untuk menghubungi nomor (0361) 4742600.

Baca juga: Pendaftar SMK Penerbangan Cakra Nusantara Bali "Dihadiahi" Sepeda Motor

Untuk Call Center :  081 237 098 090 E-mail : admsmkpcn@gmail.com, Facebook : smk penerbangan CAKRA nusantara Website: www.smkcakranusantara.com; www.smkpenerbangan.net; www.smkpenerbanganbali.com; www.smkpenerbangan.sch.id; www.smkpenerbanganbali.net; www.smkpenerbangan.id, atau bisa langsung datang ke Jl. Drupadi No: 27 Renon , Denpasar, Bali.  (*)

Pewarta: ANTARA News Bali

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018