Denpasar (Antaranews Bali) - Tim Kesenian Kabupaten Badung, Bali, siap pentas di hadapan umat Hindu se-Banten dan undangan non-Hindu dalam rangkaian Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940 di Pura Eka Wira Anantha, Kabupaten Serang, Banten, 21 April mendatang.

"Kesiapan tim kesenian itu sudah disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Pemkab Badung Ida Bagus Anom Bhasma kepada kami dalam audiensi kami (1/2)," kata Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Banten IB Alit Wiratmaja di Denpasar, Jumat.

Dalam pertemuan dirinya dengan pihak Dinas Kebudayaan Badung yang dihadiri Ketua Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibya) Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Artawan S.Sn itu terungkap bahwa tim kesenian yang datang beranggotakan 75 seniman dan pendamping.

"Rencana pentas Tim Kesenian Badung di Banten itu memang sudah lama diagendakan untuk mendukung permohonan PHDI Banten. Kami bersyukur karena Pemkab Badung sendiri memberi atensi kepada umat Hindu di Banten," katanya.

Oleh karena itu, mantan Kabiro LKBN Antara Bali pada tahun 1986-1996 dan 1998-2000 itu pun datang ke Badung untuk melakukan pertemuan teknis guna lebih mematangkan rencana itu.

Menurut dia, Tim Kesenian Badung itu akan menampilkan fragmen tari dan bondres/lawak sesuai dengan tema Hari Raya Nyepi yakni "Melalui Catur Brata Penyepian, Kita Tingkatkan Soliditas sebagai Perekat Keberagaman dalam Menjaga Keutuhan NKRI".

"Puncak peringatan Hari Raya Nyepi yang rencananya dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim, jajaran Muspida, FKUB, MUI, dan tokoh agama lainnya itu juga dimeriahkan dengan penampilan juara 'sekeha gong' (grup gamelan) pria dan wanita dari enam banjar se-Banten," katanya.

Acara puncak itu diawali dengan serangkaian acara sejak Februari, diantaranya Melasti di Pantai Tanjung Pasir pada 11 Februari, dan Upacara Tawur Kesanga dengan diiringi pawai Ogoh-Ogoh pada 16 Maret mendatang.

"Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940 jatuh pada tanggal 17 Maret, tapi puncaknya akan kami laksanakan Dharma Santi (simakrama/open house) yang dimeriahkan dengan pentas seni pada 21 April yang juga melibatkan Paguyuban Majapahit dan Paguyuban India di Banten," katanya. (WDY)

Pewarta: Edy M Yakub

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018