Denpasar (Antaranews Bali) - Komisi Penyelenggara dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Bali mengingatkan para orang tua dan guru di daerah itu mengenai pentingnya menanamkan pendidikan budi pekerti sejak dini, untuk mencegah kasus kekerasan pada anak-anak.

"Karakter budi pekerti sangat penting untuk ditanamkan karena hal tersebut merupakan modal awal bagi anak-anak untuk terjun dalam kehidupan masyarakat yang cenderung bebas," anggota KPPAD Bali Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kadek Ariasa, di Denpasar, Minggu.

Menurut Ariasa, di tengah maraknya isu-isu kekerasan terhadap anak, pelecehan pada perempuan terutama di bawah umur serta isu lainnya, maka yang bertanggung jawab untuk itu adalah seluruh lapisan dan komponen masyarakat.

"Oleh karena itu, peran orang tua, guru, lembaga pendidikan serta komponen lainnya, penting menanamkan karakter budi pekerti pada anak-anak sejak usia dini," ujarnya saat berorasi pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) itu.

Dengan demikian, lanjut Ariasa, maka anak-anak akan mengetahui dan sadar bagaimana cara bertindak dengan baik untuk melindungi diri mereka sendiri. "Sehingga kasus-kasus pelecehan, kekerasan serta lainnya dapat ditekan sedemikian rupa," ucapnya.

Sementara itu, Wenten Aryawan yang merupakan salah seorang dosen di Politeknik Negeri Bali menambahkan, selain modal budi pekerti anak-anak juga harus ditekankan pentingnya Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sehingga mereka memiliki karakter yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

Di sisi lain, ada juga Pekak Edy yang berorasi supaya di tahun politik yang akan disambut oleh masyarakat Bali dalam waktu dekat ini, agar dapat dipergunakan dengan baik dalam memilih pemimpin daerah.

Menurut dia, masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang tidak terjerumus dalam politik uang dan politik ikut-ikutan. Untuk itu, ia berharap agar nuansa politik dalam tahapan Pilkada Bali apat berlangsung dengan bersih.

Selain itu, PB3AS juga dimeriahkan dengan aksi kreativitas dari siswa-siswi SMK Farmasi Bintang Persada Denpasar dengan berbagai atraksi yang cukup menarik. (WDY)

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018