Denpasar (Antaranews Bali) - Asosiasi Pengusaha Rent Car Daerah (Asperda) Bali menyiapkan sekitar 1.100 unit mobil untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi menjelang pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, Oktober 2018.

"Itu akan menjadi kabar bagus bagi pariwisata dan termasuk transportasi," kata Ketua Asperda Bali Paskalis Budy Hartono di Denpasar, Selasa.

Menurut dia, ribuan kendaraan roda empat itu dari berbagai merek mulai dari kendaraan mewah hingga mobil kelas menengah.

Dia mengestimasi harga sewa per unit selama sehari penuh bervariasi mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp4 juta untuk kendaraan mewah dan mobil reguler mulai Rp650 ribu di luar biaya operasional lembur pengemudi.

Harga sewa tersebut diperkirakan hanya untuk hari puncak pelaksanaan pertemuan mulai 14-19 Oktober 2018 sedangkan sebelum pertemuan puncak juga akan dijadwalkan sejumlah pertemuan pendahuluan.

Dia telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak termasuk dari PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai yang akan menyediakan lahan parkir yang mengakomodasi sekitar 1.000 unit kendaraan.

Dia memperkirakan kebutuhan kendaraan untuk pertemuan IMF dan Bank Dunia akan lebih banyak dibandingkan pertemuan APEC 2013 karena tahun ini jumlah delegasi mencapai sekitar 15 ribu orang dari 189 negara.

Dari pengalaman menangani kegiatan internasional berskala akbar, Asperda Bali, kata dia, juga akan memanfaatkan potensi dari luar daerah seperti dari Jakarta, Surabaya dan Malang.

Tidak hanya itu penyewaan kendaraan skala kecil yang dikelola secara pribadi di Bali juga akan diprioritaskan untuk ikut serta melayani kebutuhan transportasi jelang pertemuan IMF dan Bank Dunia. Pertemuan IMF dan Bank Dunia dijadwalkan mengambil tempat di BNDCC Nusa Dua, Kabupaten Badung pada 14-19 Oktober 2018. (WDY)

Pewarta: Dewa Wiguna

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018