Negara (Antara Bali) - Ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas Pemkab Jembrana, dengan berbagai bantuan kepada petani maupun menjaga lahan pertanian agar tidak beralih fungsi.

"Berbagai program untuk membantu petani sudah kami lakukan, yang semuanya itu kami harapkan bisa meningkatkan ketersediaan pangan," kata Bupati Jembrana I Putu Artha, saat memimpin apel rutin seluruh pegawai, di Negara, Senin.

Ia mengatakan, program seperti bantuan benih, pupuk, program khusus padi, jagung dan kedelai, hingga bantuan sarana pertanian, ditargetkan menjadi solusi untuk mewujudkan ketahanan pangan yang juga merupakan program pemerintah pusat.

Selain bantuan langsung ke petani, menurutnya, Pemkab Jembrana juga melakukan perbaikan jaringan irigasi, jalan bagi petani, hingga membuat penampungan air (embung) serta sumur bor.

Ketahanan pangan dari sektor pertanian ini, katanya, juga didukung dengan program pengembangan peternakan lewat kebijakan khusus sapi induk wajib bunting.

Untuk menjaga lahan pertanian beralihfungsi menjadi pemukiman maupun tempat usaha, ia mengatakan, bersama legislatif pihaknya mengesahkan Peraturan Daerah Jembrana No 5 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan.

Menurutnya, dengan Perda tersebut, luas lahan pertanian akan meningkat yang otomatis juga meningkatkan produksi pangan.

"Agar produksi pangan yang dihasilkan melimpah dan berkualitas, kami sedang mencoba mengembangan bibit padi unggul jenis hibrida, salibu maupun haston," katanya.

Agar produksi pangan terus meningkat, ia memerintahkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk terus berusaha dan melakukan inovasi mengatasi berbagai permasalahan sektor pertanian.

Ia menegaskan, program di sektor tersebut harus menguntungkan petani disertai peningkatan kesejahteraan bagi mereka.(GBI)

Pewarta: Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Gembong Ismadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017