Denpasar (Antara Bali) - Toko oleh-oleh khas Pulau Dewata "Arjuna Gagapan Bali" kini memproduksi kue pie susu dengan merek toko tersebut, sehingga pengunjung bisa menyaksikan secara langsung proses pembuatannya.

Pemilik Toko "Arjuna Gagapan Bali", Pande Nyoman Yudi Sutrisna di Batubulan, Gianyar, Bali, Senin, mengatakan produksi "Kue Pie Susu Arjuna" dikerjakan oleh tenaga yang berpengalaman dan dijamin higienis dan berkualitas.

"Proses pembuatannya berada dibelakang toko oleh-oleh kami. Sehingga para pengunjung `Arjuna Gagapan Bali` bisa secara langsung melihat proses pembuatan kue tersebut," ucapnya.

Ia mengatakan dengan memproduksi sendiri, sehingga harga yang ditawarkan pun sangat murah dibanding di tempat lain.

"Satu kotak `Pie Susu Arjuna` dijual hanya Rp14.000 isinya sembilan biji. Harga ini cukup bersahabat di kantong atau dompet wisatawan domestik dan mancanegara yang mengunjungi Arjuna Gagapan Bali untuk membeli oleh-oleh khas Bali yang super murah," ucapnya.

Pande Yudi mengatakan resep dari "Kue Pie Susu Arjuna" ini sudah tidak asing lagi di telinga, bahan serta cara proses membuatnya pun cukup mudah.

"Yang membedakan adalah rasa dari `Pie Susu Arjuna` lebih enak dari yang lainnya, karena kami membuatnya dengan banyak cita rasa untuk setiap adonannya sebagai tanda oleh-oleh yang kami berikan ini sangat berharga dan akan selalu ditunggu," ujarnya.

Ia mengatakan dengan mengembangkan kue pie susu ini, pihaknya bisa menampung banyak tenaga kerja, selain itu, cara pembuatan kue pie susu sangatlah sederhana, sehingga karyawan tak terlalu sulit untuk belajar membuatnya.

Kue tersebut juga bisa dipakai camilan dan sarana upacara "banten" (sesaji), selain harganya murah dan bisa dijangkau semua kalangan.

Dikatakan, "Kue Pie Susu Arjuna" memiliki banyak rasa dan bisa di pesan rasa, lainnya sesuai permintaan konsumen.

"Saat ini dengan rasa original kami sudah kewalahan melayani karena masa berlaku kedaluwarsa juga menjadi dasar pertimbangan, sehingga tak banyak rasa yang didisplai. Masa berlakunya bisa bertahan lima hari karena tanpa bahan pengawet," ucapnya.

Menurut Pande Yudi, bukan hanya konsumen, mereka sekeluarga juga sangat menyukai kue pie susu ini, bahkan setiap minum teh dan kopi selalu ditemani kue tersebut.

Ke depan, kata Pande Yudi, ingin mengembangkan kue pie susu dengan kemasan yang lebih keren dan ukuran kue yang beda.

"Sekarang ini kami fokus dulu dengan tampilan kue seperti ini. Soal kemasan menyusul lebih lanjut," ujarnya.

Ia mengatakan, selain promosi di sosial media, banyak juga konsumen kue datang mendengar cerita dari mulut ke mulut.

"Kebanyakan yang sudah pernah coba akan membeli lagi dan datang kembali," katanya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017