Denpasar (Antara Bali) - Ribuan warga masyarakat Kabupaten Badung dan sekitarnya di kawasan Jimbaran, Bali, menyaksikan "Jimbaran Festival (Jimbafest) 2017" dalam rangkaian peringatan Hari Bumi yang diadakan PT Jimbaran Hijau.

Penggagas Jimbafest Putu Agung Prianta di Jimbaran, Kabupaten Badung, Sabtu malam mengatakan sejak tahun 2014, pihaknya bersama pemangku kepentingan pariwisata di Jimbaran khususnya, terus menerus membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

"Kami mengajak warga masyarakat untuk lebih sadar dengan bumi dan lingkungan sekitar melalui suatu kegiatan yang dapat mengajak kita untuk tetap menjaga lingkungan dengan upaya penghijauan," ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan Jimbafest merupakan program rutin yang dilakukan oleh PT Jimbaran Hijau setiap tahun yang bertempatan dengan peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April.

"Kali ini kunjungan warga masyarakat untuk menyaksikan pagelaran dan ingin menikmati menu khas Jimbaran luar biasa. Karena di arena ini juga disajikan berbagai menu makanan, baik khas Jimbaran maupun menu tradisional lainnya hingga kuliner barat," ucapnya.

Tema yang diusung Jimbafest 2017 yakni, "Green, Education, Art, Culture and Fun". Sehingga melalui tema tersebut mampu mengangkat kesenian lokal maupun modern yang ada di Bali.

Ia mengatakan dengan upaya konkrit penghijauan itu dapat menyelamatkan dan melestarikan lingkungan yang hijau yang harus dilakukan pembelajaran (edukasi) seluruh kalangan, khususnya anak usia dini dalam mengenalkan upaya-upaya pendidikan menjaga lingkungan sebagai pusat pendidikan.

Dikatakan edukasi kepada kaum muda dipandang penting suatu wadah untuk menyalurkan bakat, khususnya melalui seni (art), mempererat rasa persaudaraaan serta menjaga budaya Bali yang berbasis kebudayaan.

Semangat ini, kata Agung Prianta, telah lama diusung sebagai rasa memperkuat dan mempersatukan budaya (culture) dan kegiatan ini dapat membawa kegembiraan (fun) bagi seluruh kalangan dalam perayaan Hari Bumi.

"Tahun ini kami lebih ke cultural, ada seni instalasi bambu, karena kita mau kawasan Jimbaran nanti menjadi base-nya komunitas seni dan budaya, inklusif, bukan ekslusif," kata Ketua Panitia "Jimbafest 2017" Wayan Sukamta.

Berbagai pentas hiburan untuk masyarakat juga disiapkan seperti parade baleganjur dan tari kecak yang dikemas cukup apik dan menarik.

Sejumlah grup musik lokal menyemarakkan ajang bergengsi dan menjadi hiburan warga Kabupaten Badung, khususnya di Bali bagian selatan itu seperti "Sound of Mine, The Wheels, Rockabali Mob, Postmen, dan Jun Bintang".

Jimbafest 2017 mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak seperti SAMASTA Summarecon, Djarum Fondation, Propan Raya, Springhill, Blue Bird Group Bali, Bank BRI Kantor Cabang Renon, Taman Bhagawan, Jimbaran Greenhill, Ayana Residence dan Polytechnic International Bali.(I020)

Pewarta: Pewarta : Komang Suparta

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017