Tradisi Mesuryak di Hari Raya Kuningan di Bali
- 29 November 2025 21:55
Umat Hindu menjunjung keben bambu atau tempat sesajen saat tradisi Mapeed pada rangkaian persembahyangan Hari Raya Galungan di Desa Lukluk, Badung, Bali, Rabu (25/9/2024). Ratusan perempuan Bali di desa tersebut setiap Hari Raya Galungan menggelar tradisi berjalan beriringan dengan menjunjung sesajen dan mengenakan kebaya dan kain yang seragam. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Umat Hindu menjunjung keben bambu atau tempat sesajen saat tradisi Mapeed pada rangkaian persembahyangan Hari Raya Galungan di Desa Lukluk, Badung, Bali, Rabu (25/9/2024). Ratusan perempuan Bali di desa tersebut setiap Hari Raya Galungan menggelar tradisi berjalan beriringan dengan menjunjung sesajen dan mengenakan kebaya dan kain yang seragam. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Umat Hindu menjunjung keben bambu atau tempat sesajen saat tradisi Mapeed pada rangkaian persembahyangan Hari Raya Galungan di Desa Lukluk, Badung, Bali, Rabu (25/9/2024). Ratusan perempuan Bali di desa tersebut setiap Hari Raya Galungan menggelar tradisi berjalan beriringan dengan menjunjung sesajen dan mengenakan kebaya dan kain yang seragam. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Umat Hindu bersembahyang bersama saat Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2024). Hari Raya Galungan dirayakan umat Hindu sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura yang ada di Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.
Pemuka agama Hindu memercikkan air suci saat persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2024). Hari Raya Galungan dirayakan umat Hindu sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura yang ada di Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.
Pemuka agama Hindu memercikkan air suci saat persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2024). Hari Raya Galungan dirayakan umat Hindu sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura yang ada di Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.
Umat Hindu menghaturkan sesajen saat persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2024). Hari Raya Galungan dirayakan umat Hindu sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan atau Adharma dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura yang ada di Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.
Umat Hindu menghaturkan sesajen saat persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (25/9/2024). Hari Raya Galungan dirayakan umat Hindu sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan atau Adharma dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura yang ada di Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.