Amlapura (Antara Bali) - Wakil Bupati Karangasem Made Sukerana SH menyatakan bahwa pohon trembesi memiliki daya serap yang sangat tinggi terhadap polusi udara yang antara lain berupa karbon dioksida (CO2).

"Seiring dengan semakin banyaknya kendaraan bermotor, tentu tingkat polusi udara akan menjadi semakin tinggi. Untuk itu diperlukan daya serapan karbon yang cukup bagus, yakni pohon trembesi," kata Wabup Sukerana di Amlapura, Jumat.

Di sela-sela aksi penghijauan di daerah ujung timur Pulau Dewata itu, ia menjelaskan, selain aktif dalam "menyedot" polusi, trembesi juga memiliki tajuk yang bagus dan perakaran yang kuat, sehingga sangat cocok untuk penghijauan lingkungan dan perindangan wilayah perkotaan.

Sehubungan dengan itu, katanya, trembesi merupakan tanaman potensial untuk dijadikan ikon dalam program penanaman satu miliar pohon dewasa ini.

"Belakangan ini banyak kabupaten dan kota di Indonesia yang berlomba-lomba mengembangkan tanaman tersebut untuk perindangan dan penghijauan," ucapnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat Karangasem, khususnya di daerah Kecamatan Kubu yang dikenal tandus dan gundul, dapat beramai-ramai mendukung budidaya trembesi.

Guna kepentingan bibit, Pemkab Karangasem akan memberikannya secara gratis jika masyarakat siap menanam dan memeliharanya.

Dengan menanam trembesi, kata dia, masyarakat juga akan diuntungkan secara finasial, karena pohon tersebut pada usianya yang cukup akan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

"Dulu sewaktu saya masih aktif menanam tanaman pohon dan wilayah Kubu masih tergolong hijau, daerah itu dirasakan belum sepanas seperti saat ini," kata Wabup yang asal Kubu tersebut.

Sekarang, kata dia, panasnya suhu udara di dearah Kubu dirasakan sudah sangat menyengat.

"Jika masyaraat tidak aktif dari sekarang dalam melakukan penanaman pohon, tentu mendatang Kubu yang sudah gundul ini akan menjadi 'neraka'," katanya.

Bersamaan dengan itu, bencana alam tidak menutup kemungkinan akan menantinya. "Jika sudah terjadi bencana, masyarakat baru kemudian menyalahkan pemerintah," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengajak agar warga Kubu mulai tergerak untuk melakukan penghijauan besar-besaran dengan menanam trembesi.

Untuk pengadaan tanaman itu, Pemkab Karangasem telah memperoleh bantuan benih besi dari Presiden untuk dikembangkan sebagai bibit penghijauan.

Sejalan dengan itu, kata Wabup, ke depan tanaman tersebut bakal terus dikembangkan dan dibudidayakan untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal.(*)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026