Negara (Antara Bali) - Polisi dari Polres Jembrana membantu membersihkan rumah I Made Rai, korban bencana tanah longsor di Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Rabu.

Ratusan anggota polisi, dengan dipimpin Wakapolres Komisaris Anak Agung Rai Laba, membersihkan material longsoran berupa tanah dan batu, serta mengeluarkan barang-barang berharga milik korban dari dalam rumah.

Meskipun hanya mengandalkan peralatan cangkul dan linggis, cukup banyak material longsor yang bisa dibersihkan dari rumah warga di Dusun Pangkung Languan Mekar ini.

"Salah satu barang yang kami keluarkan adalah almari milik korban. Almari itu berisi pakaian yang bisa digunakan korban," kata Rai Laba.

Ia mengatakan, membersihkan material longsoran tersebut cukup berat, karena ada beberapa batu cadas yang cukup besar masuk ke dalam kamar, sehingga harus dipecah dulu sebelum diangkut keluar.

Selain membersihkan rumah dari tanah dan batu, Polres Jembrana juga memberikan bantuan sembilan bahan pokok, sebagai upaya darurat bagi korban.

I Made Rai yang ditemui di lokasi mengaku, ia bersama keluarganya tidak berani menempati rumah tersebut, karena khawatir ada longsor susulan.

"Kami inginnya pindah menumpang di tanah saudara, tapi untuk membangun rumah yang baru masih belum memiliki biaya. Sementara ini kami tinggal di tenda bantuan pemerintah," katanya.

Rumah I Made Rai yang berada di bawah tebing tertimpa longsor Minggu (30/10) sore, dengan kerusakan paling parah pada kamarnya.

Saat bencana tersebut datang, ia bersama isterinya sedang berada di teras, sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.(GBI)

Pewarta: Pewarta: Gembong Ismadi
: Gembong Ismadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026