"Wisatawan India menempati posisi kelima dari sepuluh negara berbanyak memasok turis ke Pulau Dewata," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan, turis India memberikan andil sebesar 3,88 persen dari total kunjungan wisman ke Bali sebanyak 2,75 juta orang selama tujuh bulan I-2016, meningkat 19,92 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 2,29 juta orang.
India berada pada urutan kelima dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali setelah Australia, China, Jepang dan Inggris.
"Namun dilihat dari peningkatan kunjungan wisman yang paling tinggi adalah India, menyusul wisatawan dari Inggris yang bertambah 40,05 persen dan China 33,48 persen," ujar Adi Nugroho.
Sementara Praktisi Pariwisata Bali Made Sudana menambahkan, meningkatnya kunjungan wisatawan India ke Bali berkat adanya persamaan seni, budaya dan agama Hindu yang tumbuh dan berkembang subur di negeri seberang terutama di Pulau Dewata.
Selain itu semakin baiknya hubungan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan India, khususnya Bali, mendorong bertambah tamainya wisatawan asal negeri Ramayana menikmati panorama alam serta keunikan seni buaya Bali.
Bali sendiri menindaklanjuti kerja sama yang cukup baik tersebut sehingga diharapkan dimasa mendatang semakin banyak wisatawan India melakukan perjalanan wisata ke Bali, disamping masyarakat Bali sendiri juga mulai bergairah melaksanakan tirtayatra (perjalan suci) ke India.
Di Bali sendiri kini muncul pusat-pusat kebudayaan India dengan menerapkan praktek Yoga, serta mendatangkan pelatih dari India sehingga mampu memberikan informasi tentang pertumbuhan maupun perkembangaan budaya Bali setelah mereka kembali ke India, ujar Made Sudana. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.