Amlapura (Antara Bali) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Bali menggelar operasi pasar di Pasar Desa Muncan, Kabupaten Karangasem, sebagai salah satu upaya untuk menjaga kestabilan harga menjelang Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Lebaran Haji 2016.

"Kami harapkan masyarakat untuk tidak berbelanja secara berlebihan menjelang hari raya dan disesuaikan dengan kebutuhan," kata Ketua TPID Provinsi Bali I Ketut Sudikerta di sela-sela melakukan operasi pasar tersebut di Amlapura, Karangasem, Rabu.

Di samping itu, Sudikerta yang juga Wagub Bali itu mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan yang ada di areal rumah masing-masing untuk ditanami dengan tanaman yang bermanfaat, seperti bumbu dapur, sehingga tidak semua bahan tersebut harus dibeli.

"Menjelang hari raya besar ini saya mengajak masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak kalah penting mulai memanfaatkan areal pekarangan yang ada di rumah untuk menanam tanaman bumbu dapur sehingga tidak semua bahan kita beli. Dengan demikian, kestabilan harga tetap akan terjaga," ujarnya.

Selain meninjau pelakasanaan operasi pasar, Sudikerta juga melihat kondisi Pasar Muncan yang bangunannya sudah tua dan kurang terawat.

Ia meminta Pemkab Karangasem berkoordinasi dengan Pemprov Bali serta pemerintah pusat untuk merevitalisasi bangunan pasar dan mengingatkan para pedagang untuk selalu menjaga kebersihan pasar.

"Pasar tradisional memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat desa. Untuk itu, saya minta pasar ini direvitalisasi segera dan dijaga kebersihannya sehingga pedagang dan pembeli akan merasa nyaman berbelanja di pasar tradisional," ucapnya.

Sudikerta juga sempat berdialog dengan para pedagang pasar. Dari hasil dialog, terpantau harga kebutuhan pokok di pasar masih stabil. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan pasar murah, pemeriksaan mata gratis, dan pembagian kaca mata gratis kepada masyarkat di halaman Kantor Perbekel Desa Muncan.

Dalam operasi pasar yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Bali bekerja sama dengan TPID Bali itu, mendapat antusiame tinggi dari masyarakat.

Berbagai kebutuhan pokok yang dijual, seperti beras, minyak goreng, telur, gula pasir, dan gas elpiji 3 kilogram yang djual seharga Rp14.500,00 per tabung.

Dalam kesempatan itu, dibagikan pula kacamata gratis sebanyak 200 kacamata oleh Direktur Rumah Sakit Indera Provinsi Bali. (WDY)


Pewarta: Pewarta: Ni Luh Rhismawati
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026