"Mereka dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negara melalui Bandara Ngurah Rai sebanyak 2,23 juta orang dan sisanya 38.644 orang datang melalui pelabuhan laut," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Senin.
Dinas Pariwisata Provinsi Bali menargetkan kunjungan wisman ke Pulau Dewata pada 2016 sebanyak 4,2 juta orang. Sementara Bali selama tahun 2015 menerima kunjungan wisman sebanyak 4,001 juta orang, meningkat 6,24 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 3,76 juta orang. Jumlah tersebut sedikit melampaui sasaran yang ditetapkan sebanyak 4 juta turis.
Adi Nugroho menambahkan, khusus untuk bulan Juni 2016 turis ke Bali tercatat 405.835 orang, naik sebesar 12,83 persen dibanding dengan bulan yang sama tahun 2015, atau bertambah 2,86 persen dibanding bulan Mei 2016.
Dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali, tujuh negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan tiga negara mengalami penurunan.
Tujuh negara yang mengalami peningkatan signifikan itu meliputi Australia meningkat 10,43 persen dari 486.087 orang pada periode Januari-Juni 2015 menjadi 536.767 orang pada periode yang sama tahun 2016.
Menyusul China yang berada di urutan kedua yang meningkat sebesar 35,85 persen dari 341.559 orang menjadi 464.002 orang, wisatawan Jepang bertambah 4,97 persen dari 104.246 orang menjadi 109.4244 orang.
Sedangkan wisatawan Inggris yang menempati peringkat keempat meningkat sebesar 42,45 persen dari 68.977 orang pada periode Januari-Juni 2015 menjadi 98.311 orang pada periode yang sama 2016.
Wisatawan India meningkat 55,83 persen dari 59.509 orang menjadi 92.731 orang, wisatawan Amerika Serikat bertambah 32,50 persen dari 63.097 orang menjadi 83606 orang serta wisatawan Prancis bertambah 26,79 persen dari 53.128 orang menjadi 67.362 orang.
Adi Nugroho menambahkan, tiga negara lainnya yang masyarakatnya berkurang berwisata ke Bali meliputi Malaysia 9,08 persen dari 98.658 orang pada periode Januari-Juni 2015 menjadi 89.699 orang pada periode yang sama 2016.
Selain itu juga wisatawan Korea Selatan turun 6,50 persen dari 75.902 orang menjadi 70.971 orang dan wisatawan Singapura merosot 8,41 persen dari 75.580 orang menjadi 69.224 orang, ujar Adi Nugroho. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.