Jakarta (Antara Bali)  - Desakan perlunya perombakan kabinet kembali muncul dan kali ini disampaikan Direktur Archipelago Solidarity Foundation Dpl-Oek Engelina Pattiasina di Jakarta, Senin.

Menurut Engelina, pihaknya mendesak dilakukan perombakan kabinet karena ada menteri yang dinilai kurang sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo.

Semestinya kata dia, kebijakan yang sudah diputuskan Presiden dilaksanakan dan diimplementasikan oleh menteri terkait, bukan diulur-ulur dan seolah punya agenda lain.

"Menko dan jajaran menteri di bawahnya harus selaras. Jangan seolah bertentangan," katanya.

Menteri yang tidak selaras dengan kebijakan Presiden semestinya segera diganti. "Cepat-cepat saja  dirombak, cari menteri yang benar-benar sejalan dengan Presiden Jokowi," katanya.

Engelina tidak menyebutkan sosok yang pantas menjadi menteri, namun masyarakat bisa menilai bahwa ada menteri yang selayaknya perlu segera diganti karena tidak sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi.

"Kalau soal siapa yang perlu diganti, saya yakin Presiden Jokowi paling tahu siapa yang tidak sejalan. Kami serahkan sepenuhnya kepada Presiden," kata tokoh asal Maluku ini.

Dia mengatakan, di tingkat bawah khususnya masyarakat Maluku terasa adanya kebijakan yang kurang sejalan antara keinginan Presiden dengan menterinya. Bahkan untuk suatu kebijakan yang sudah diputuskan.

Di tingkat elit pemerintah kemudian melalui jaringannya di daerah mencoba membuat pernyataan yang mengadu domba masyarakat. "Dibilang Blok Masela diperebutkan dua kabupaten. Ini sepertinya masyarakat Maluku mau diacak-acak, mau diadu domba lagi," katanya.

Untuk lebih menjamin keselarasan kebijakan, kata Engelina, perlu dilakukan perombakan kabinet dan dipilih menteri yang sejalan dengan menko dan Presiden Jokowi. (WDY)


Pewarta: Pewarta: Muryono
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026