Kepala Dinas Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi, Rabu, mengatakan bursa kesempatan kerja (job fair) secara rutin dilaksanakan setiap tahun bertujuan memfasilitasi serta mempertemukan antara pencari kerja dengan pihak pengguna tenaga kerja atau perusahaan.
"Melalui sistem antarkerja secara langsung mempermudah mengetahui tren dan kecenderungan kualitas pencari kerja, jenis pekerjaan dan lowongan pekerjaan yang tersedia sampai proses penempatan, baik dalam negeri maupun luar negeri guna menekan angka pengganguran di Kota Denpasar," katanya.
Kegiatan tersebut dibuka Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Denpasar Ketut Mister mewakili Wali Kota Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.
Anom Suradi mengatakan 30 perusahaan di Kota Denpasar membutuhkan pencari kerja sebanyak 1.797 lowongan yang bergerak di bidang jasa, keuangan, perbankan dan lain sebagainya.
Dari kegiatan "job fair" tahun lalu lebih kurang sekitar 1.133 orang pencari kerja yang terdaftar, dan berkisar 40-45 persen pencari kerja sudah diterima bekerja di beberapa instansi tersebut.
"Dengan masukan yang begitu banyak dari masyarakat, maka kami menyelenggarakan `job fair` ini selama empat hari. Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan tersebut dan bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kemampuan serta keahliannya. Begitu juga perusahaan mendapatkan karyawan yang berkualitas sesuai yang diharapkan," ujarnya.
Sementara Asisten Pemerintahan Denpasar Ketut Mister mengatakan kegiatan "job fair" merupakan suatu langkah untuk menekan angka pengangguran di Kota Denpasar.
Selain itu, kata dia, Pemkot Denpasar bersama pihak swasta secara terpadu dalam upaya menekan angka pengangguran dan penerapan sistem rekrutmen tenaga kerja secara terbuka dan kompetitif.
"Penyediaan informasi terpusat melalui kegiatan ini mempunyai nilai yang sangat strategis, karena dapat memberikan ruang komunikasi dua arah secara langsung antara pengguna dan pencari kerja, sementara pemerintah bertindak sebagai fasilitator," ucapnya.
Ketut Mister lebih lanjut mengatakan Pemkot Denpasar telah menyiapkan informasi pasar kerja melalui bursa kerja secara daring (dalam jaringan) atau "online", yang dapat dimanfaatkan secara luas dan terbuka oleh masyarakat atau pencari kerja.
Perkembangan pembangunan yang sangat pesat pada berbagai sektor, berimplikasi pada ketatnya persaingan tenaga kerja untuk memperoleh pekerjaan.
"Pemkot Denpasar berkomitmen untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing dalam tataran global, serta mendorong perluasan lapangan kerja melalui peningkatan keberadaan wirausaha dan didukung oleh semua pemangku kepentingan seperti perguruan tinggi, lembaga pendidikan serta para pengusaha untuk mengentaskan kemiskinan," katanya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.