"Tim khusus Biro Humas itu membawakan bantuan untuk I Wayan Kanta (80) dan istrinya Ni Ketut Maring (75) di Dusun Pala, Desa Pengastulan, Kecamatan Seriritserta I Ketut Warka (53) dan isrinya Ni luh Sari (42) Banjar Dinas Tonggak, Desa Tunjung, Kecamatan Kubutanbahan pada hari Rabu (4/5)," kata Kepala Biro Humas Pemprov Bali Dewa Gede Mahendra Putra di Denpasar, Kamis.
I Wayan Kanta (80) dan istrinya Ni Ketut Maring (75) menghabiskan masa tuanya di rumah yang bisa dibilang kurang layak karena begitu kumuh, berdindingkan bambu dan cukup jauh dari keramaian.
Sementara anaknya bekerja jauh sehingga mereka hanya tinggal berdua saja. Kanta menuturkan, ia dan istrinya sudah hampir 30 tahun tinggal di tempat tersebut.
Saat ini, kondisi Maring tengah sakit, sehingga hanya bisa terbaring lemah di tempat tidurnya yang lusuh.
Kepala Dusun Pala Ketut Andayana yang menemani tim ke lokasi menambahkan, kedua suami istri itu untuk menyambung hidupnya hanya mengandalkan hasil dari memelihara babi dan ayam potong.
Hasilnya itu tidak menentu. Terkait dengan program Bedah Rumah, mereka mengalami kendala pada lahan. Mengingat lahan yang mereka tempati saat ini bukan hak miliknya, katanya.
Sementara keluarga I Ketut Warka (53) yang saat ini tinggal bersama istri Ni luh Sari (42) di Banjar Dinas Tonggak, Desa Tunjung, Kecamatan Kubutanbahan, Buleleng.
Kondisi Warka saat ini juga hampir sama dengan kondisi keluarga Kanta, tinggal hanya berdua karena sang anak bekerja di Gianyar. Untuk kesehariannya, ia hanya bekerja mencari rumput dan memelihara babi.
Tahun ini, ia telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan rehab rumah dari Kabupaten. Meski demikian, Warka sangat berharap agar memperoleh bantuan bedah rumah dari Pemerintah Provinsi Bali, mengingat tanah yang ditempati merupakan miliknya sendiri.
Tim berjanji akan melaporkan semua data yang didapatkan kepada Gubernur, serta akan melakukan koordinasi dengan SKPD terkait.
Kunjungan sambil membawa bantuan beras tersebut merupakan respon cepat dari Gubernur Pastika dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Pulau Dewata.
Diharapkan pihak-pihak yang memiliki kemampuan lebih agar bisa ikut berpartisipasi membantu masyarakat yang sangat membutuhkan. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.