"Dolar AS kembali mengalami tekanan walaupun laporan Automatic Data Processing (ADP) menunjukkan angka pekerjaan di Amerika Serikat cukup optimis," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra.
Menurut laporan ADP angka pekerjaan sektor swasta Amerika Serikat bertambah 214.000 pada Maret 2016.
Kendati laporan ADP positif, dia mengatakan, beberapa pejabat Federal Reserve Amerika Serikat memberi sinyal keengganan menaikkan suku bunga karena memperhitungkan peningkatan risiko global.
Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan harga minyak mentah dunia yang cenderung naik menambah sentimen positif bagi sejumlah mata uang, termasuk rupiah.
Dari dalam negeri, ada sentimen positif dari beberapa kebijakan pemerintah dalam paket kebijakan XI serta pemangkasan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Dipangkasnya BBM jenis premium dan solar tujuh persen bisa menekan ekspektasi inflasi ke depan, apalagi jika segera diikuti oleh penurunan ongkos angkutan umum," katanya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Zubi MahrofiEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.