Denpasar (Antara Bali) - Pihak keluarga akhirnya berhasil menemukan Gani (25) yang terseret ombak saat mandi di Pantai Padang Galak, Sanur Denpasar, Minggu lalu (28/11), dalam kondisi tewas terdampar ke pinggir pantai.

"Korban ditemukan kakak kandungnya sendiri Suliadi, Selasa dinihari," ujar I Putu Sudayana anggota Tim SAR Gabungan ketika dihubungi ANTARA, Selasa.

Ia mengatakan, jenazah korban ditemukan Suliadi sekitar 25 meter dari lokasi tenggelamanya mekanik motor tersebut.

Saat ditemukan kondisi tubuhnya masih utuh meski ada beberapa luka lecet diduga akibat benturan batu karang pantai.

Korban yang tinggal sementara di Jalan Sekar Jepun Gang 4 No 8, Denpasar, hilang terseret arus pantai saat mandi dengan rekan-rekanya sekira pukul 17.30 Wita. 

Sejak diketahui hilang, selama dua hari tenggelam di Pantai Padang Galak, Denpasar, pihak keluarga dari Jember, Jawa Timur datang ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama tim SAR.

"Keluarga korban terus berada di sekitar lokasi hingga dinihari tadi sekitar pukul 03.00 Wita, berhasil menemukan jasadnya," imbuh Sudayana.

Korban yang bekerja di sebuah bengkel motor di Kota Denpasar itu berhasil dievakuasi untuk selanjutnya dibawa pulang ke tempat kelahirannya di Jember.

"Korban tadi langsung dibawa ke Masjid Polda Bali untuk disholatkan," ucapnya.

Pihak keluarga memutuskan membawa pulang korban ke kampung halamannya untuk dikebumikan.

Sekitar pukul 05.00 Wita, jasad korban diantar keluarganya dibawa dengan mobil ambulans bertolak dari Mapolda Bali Jalan Supratman No 7, Denpasar menuju Jember.

Korban saat mandi di Pantai Padang Galak, Denpasar, tiba-tiba terseret arus laut yang cukup dahyat sampai akhirnya tenggelam pada Minggu (28/11) sekira pukul 17.30 Wita.     

Belakangan diketahui jika Gani mandi berada di kawasan terlarang yang dikenal memiliki ombak cukup berbahaya. (*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026