"Menjelang hari raya biasanya harga kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan, agar tidak terjadi inflasi maka kami menyelenggarakan pasar murah," kata Kadis Perindag Denpasar Wayan Gatra di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan pasar murah ini juga diselenggarakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung terutama dari segi menyiapkan bahan kebutuhan pokok (sembako) agar harganya lebih murah dari pada di pasar, serta mengantisipasi terjadinya inflasi di Kota Denpasar.
Maka dari itu, kata dia, Disperindag menyelenggarakan pasar murah di empat kecamatan selama tiga hari hingga Sabtu (6/2). Untuk lokasi pertama diselenggarakan di Desa Kesiman Ketalangu Kecamatan Denpasar Timur, lokasi kedua di sebelah timur Pasar Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan, lokasi kedua di Kantor Desa Padangsambian Kelod Kecamatan Denpasar Barat.
"Sedangkan pada Sabtu (6/2) dilaksanakan di sebelah barat Pasar Pidada, Kecamatan Utara," katanya.
Gatra memastikan bahwa dalam kegiatan pasar murah ini harganya lebih murah dari pada di pasaran karena pihaknya mengundang distributor secara langsung.
Adapun distributor yang ikutserta dalam kegiatan ini, antara lain BPD Bali, Bulog, PT Halus Ciptanadi, Indomaret, Carrefour, Tiara Dewata dan Perusahaan Perdagangan Indonesia Hiswana Migas.
Seorang warga Desa Kesiman Kertalangu Ketut Selan mengaku harga di pasar murah ini memang lebih murah dibandingkan di pasar umum. Seperti harga gas elpiji 3 kg biasanya seharga Rp17 ribu dalam kegiatan ini seharga Rp14 ribu.
"Untuk itu saya ucapkan terima kasih pada pemerintah karena telah melaksanakan kegiatan pasar murah ini. Selain itu saya berharap kegiatan ini digelar secara berkelanjutan pada setiap menjelang hari raya keagamaan," katanya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.