"Target ini bisa tercapai dengan catatan adanya upaya perbaikan infrastruktur di semua kabupaten. Artinya pembangunan pariwisata kita tidak bisa hanya terfokus pada Bali selatan saja," katanya di Denpasar, Kamis.
Seusai menghadiri sidang Paripurna DPRD Bali itu, ia mengatakan, target pencapaian tersebut dapat dikejar asalkan ada komitmen dan langkah nyata.
Ia mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari awal 2010 hingga Oktober sudah mencapai 2,1 juta, atau tumbuh sekitar 11 persen. Sementara untuk wisatawan nusantara jumlahnya mencapai 3,2 juta.
"Jika dikalkulasi, maka kunjungan wisman dan domestik sudah mencapai angka 5,5 juta," katanya.
Jika tahun ini jumlah kunjungan wisman ke Bali 2,5 juta, berarti masih ada kekurangan sekitar 2,5 juta. Bila dibagi dalam lima tahun, berarti dalam setahun Bali harus meningkatkan kunjungan 500.000 wisman.
"Kalau diprosentase berarti dalam setahun kenaikan 20 persen. Untuk mengejar pertumbuhan 20 persen memang berat," katanya
Dikatakan, target berat tersebut bisa dicapai jika semua pihak bersatu untuk menjaga kondisi tetap stabil. Perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan guna menciptakan akses ke objek-objek wisata.
"Akses jalan harus dibangun segera. Selain akses jalan, akses penerbangan juga mutlak dibuka untuk mendatangkan wisatawan," katanya.
Tanpa didukung penerbangan yang memadai, tidak mungkin Bali mencapai target kunjungan 2015. Saat ini saja banyak wisatawan yang mengalami kesulitan saat hendak ke Pulau Dewata.
"Ini juga harus menjadi perhatian pihak pusat dalam mengatur regulasi penerbangan," ujarnya.
Subhiksu menyebutkan, ada peluang yang selama ini belum dimanfaatkan dalam upaya mendatangkan wisatawan dalam jumlah banyak.
Bali memiliki peluang pasar MICE (meeting, incentive, convention and exhibition) yang luar biasa. Apalagi di kawasan wisata Nusa Dua kini tengah dibangun tempat pertemuan dan ekshibisi yang besar dan mampu menampung belasan ribu orang.
"Selain pasar MICE, kita juga memiliki pasar kapal pesiar. Tahun ini 'cruise' yang masuk kurang dari seratusan. Jika dapat ditingkatkan, maka jumlah wisatawan yang bisa didatangkan akan mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang," katanya.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.