Kedatangan Anas guna menegaskan dukungan Partai Demokrat terhadap Patriana Krisna yang berpasangan dengan calon wakil bupati I Ketut Subanda (PAS), Sabtu.
Anas datang hanya selisih beberapa hari setelah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama jajarannya, melakukan hal serupa untuk jago partainya, pasangan I Putu Artha-I Made Kembang Hartawan.
Di hadapan ratusan kader dan simpatisan koalisi Demokrat dan Golkar, Anas menyatakan optimis "PAS" akan memenangkan Pilkada Jembrana pada 27 Desember mendatang.
"Kalau tidak optimis, saya tentu tidak akan datang ke Jembrana," katanya disambut tepuk tangan pendukung PAS yang memadati aula Hotel Jimbarwana, Negara.
Ia mengaku memiliki optimisme untuk meraih kemenangan, karena Patriana merupakan anak dari I Gede Winasa, yang baru saja mengakhiri masa bhakti kedua sebagai Bupati Jembrana.
Menurutnya, selama 10 tahun memimpin Jembrana, Winasa telah berhasil membawa perubahan dan kemajuan yang luar biasa di daerah tersebut.
"Sepuluh tahun lalu, Kabupaten Jembrana banyak dikenal di Republik Indonesia, tapi kini daerah ini menjadi salah satu tujuan untuk rujukan, contoh dan studi banding mengenai kemajuan daerah," ujar Anas.
Bercermin dari hal tersebut, Anas minta masyarakat untuk memilih pemimpin yang bisa melanjutkan program-program Winasa.
"Jangan pilih pemimpin yang belum tentu bisa melanjutkan, dan yang bisa melanjutkan adalah PAS," tegas mantan Ketua Umum PB HMI ini.
Sebagai partai pengusung dan pendukung PAS, menurut Anas, keputusan itu sudah melalui pertimbangan yang matang.
Dalam hal politik pemenangan, ia minta agar seluruh pendukung PAS untuk mengedepankan politik yang santun.
"Kalau ada yang memfitnah atau menjelek-jelekkan jangan ikut-ikutan," jelasnya.
Menurutnya, politisi yang suka menjelek-jelekkan lawannya adalah mereka yang tidak percaya diri.
Anas juga menjamin, dengan koalisi Demokrat dan Golkar, jika masyarakat Jembrana ada urusan ke Jakarta maka akan lebih mudah dibandingkan jika memilih kandidat lain.
Sedangkan I Gede Winasa saat berorasi mengingatkan yang hadir tentang kesuksesan Jembrana selama dia pimpin.
Ia juga minta agar masyarakat tidak terpancing untuk berubah pilihan hanya karena diberi uang Rp50 ribu oleh pasangan lain.
"Yang lain memberi uang Rp50 ribu hanya lima tahun sekali, tapi kalau 'Pak Winasa' tiap hari memberi uang sebesar itu kepada masyarakat Jembrana lewat berbagai program," kata Winasa.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.