"Saya senang sekali bisa membantu melepas penyu-penyu itu ke laut," kata Victor Borg, wisatawan asing asal Australia di Pantai Kuta, Kamis.
Para Wisatawan tua muda laki-laki perempuan, tetap bersemangat ikut melepas penyu-penyu selundupan meski dibawah sengatan terik matahari.
Ia sangat menyayangkan masih terjadi penangkapan penyu sebagai hewan yang dilindungi. Karena itu dia senang karena kepolisian bisa menggagalkan aksi penyelundupan dari Sulawesi ke Bali.
Mereka berlarian bahkan nyaris jatuh saat berusaha mengangkat penyu-penyu berukuran besar yang diperkirakan mencapai ratusan kilogram.
Pelepasan penyu melibatkan para anggota kepolisian, Satgas Pantai Kuta, anggota Balawista, dan para pedagang pantai di kawasan tersebut.
Seperti diketahui, aksi penyelundupan itu berhasil digagalkan di perairan Kubu, Kabupaten Karangasem, sekitar 9 mil dari bibir pantai, pada Rabu (17/11) sekitar pukul 13.00 wita.
Sayangngya dari 87 penyu yang berhasil disita, dua ekor keburu mati dan empat ekor masih dirawat karena sakit, dan dua ekor dirawat untuk dijadikan barang bukti.
Empat ekor penyu lainnya sakit dan dua ekor penyu yang dijadikan barang bukti, kini masih dititipkan di Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali.
Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko usai memimpin pelepasan penyu mengatakan, pihaknya masih mengejar calon penadah penyu-penyu tersebut termasuk para pelanggannya.
"Kita akan tindak semua aksi penyelundupan penyu, kita harapkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan jika melihat usaha penyeludupan penyu. Karena tidak mungkin kalau kita jaga laut terus-terusan," imbuh Hadiatmoko.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.