"Di sini saya minta peran ibu di rumah lebih ditingkatkan. Jauhkan anak-anak kita dari pengaruh destruktif dari luar, bersama Anda saya titip anak-anak Bali, tolong jaga mereka," kata Pastika pada peringatan menyambut Hari Ibu ke-87, di Denpasar, Rabu.
Dia tidak menampik peranan keseharian wanita Bali yang sudah signifikan, dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.
"Namun, dengan perkembangan teknologi sekarang, selain memudahkan juga memberikan efek negatif terhadap mental anak-anak kita," ucap Pastika.
Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana S Yembise dalam sambutan yang dibacakan oleh Pastika, bahwa ibu atau wanita mempunyai peranan yang sangat signifikan untuk bangsa hingga terbentuk negara Indonesia.
"Hakikat peringatan Hari Ibu sendiri untuk mengingatkan masyarakat akan peranan dan perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah lahirnya republik ini," ucapnya.
Dia juga mengharapkan peringatan Hari Ibu bisa mendorong para pemangku kepentingan dalam mendorong peranan dan eksistensi perempuan dalam pembangunan.
"Perempuan juga bisa menjadi motor penggerak dan motor perubahan. Perempuan masa kini adalah mereka yang sadar dan memahami hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki, dan perempuan dan laki-laki adalah tim dalam keluarga terutama tim dalam membentuk karakter anak sebagai penerus bangsa," kata Yohana.
Dia menambahkan, ibu dan anak yang menempati jumlah populasi terbesar di Indonesia yaitu sekitar 80 persen harus mendapatkan perlindungan hukum yang kuat dari kekerasan rumah tangga.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Ni Luh Putu Praharsini menyampaikan bahwa tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan peranan perempuan Indonesia dalam aspek kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dalam peringatan Hari Ibu tahun ini juga telah dirangkaikan dengan berbagai kegiatan seperti, Lomba Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di sembilan kabupaten/kota dan Lomba terkait Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Kategori Kota dan Kabupaten oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Lomba Kader Posyandu Tumbuh Aktif dan Tanggap, serta lomba Posyandu Tumbuh Aktif dan Tanggap Provinsi Bali, Lomba Penganggulangan Kanker Terpadu Paripurna Tingkat SD, SMP dan SMA serta melaksanakan Family Gathering oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tanggal 18 Desember 2015 di ruang rapat BP3A.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ayu Pastika, Forum Kerukunan Umat Beragama, perwakilan organisasi wanita, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota, serta jajaran pimpinan SKPD Pemerintah Provinsi Bali.
Acara dimeriahkan dengan pembagian hadiah untuk pemenang lomba, pembacaan puisi oleh penyair Abu Bakar dan penampilan lawak dari Canging Mas. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Ni Luh Rhismawati: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.