"Penataan kota secara keseluruhan dilakukan pada 2016 sumber dana dari APBD Buleleng," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Buleleng, Gede Dharmaja di Singaraja, Rabu.
Ia memaparkan, program penataan kota merupakan tindak lanjut dari beberapa program pembangunan terintergasi yang sudah dilakukan sejak awal 2013 lalu.
"Pada 2013 dan 2014 difokuskan membangun jalan di pedesaan sebagai akses vital perekonomian masyarakat dan tahun ini terfokus pada pembangunan fasilitas kesehatan seperti instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Buleleng dan rumah sakit pratama" katanya.
Dharmaja lebih lanjut memaparkan, program penataan tersebut lebih diprioritaskan untuk pembuatan ruang terbuka hijau di Kecamatan Sukasada, penataan Taman Kota Singaraja.
Dikatakan, khusus untuk RTH di Sukasada, rancangannya sudah selesai dibuat dan diperkirakan pada awal tahun anggaran 2016 sudah mulai dikerjakan.
Selain itu, katanya, beberapa penataan lain penting dilakukan adalah mewujudkan aksesibilitas jalan di wilayah kota selain juga penataan tata ruang kota lainnya sebagai upaya mewujudkan wajah kota yang lebih baik. "Itu komitmen Bapak Bupati, mari didukung bersama," kata dia.
Sebelumnya, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, RTH merupakan salah satu prioritas pembangunan di kabupaten paling utara Pulau Bali tersebut, utamanya wilayah perkotaan. "Hal ini karena regulasi pemerintah pusat yang mewajibkan pemerintah agar daerah untuk menyediakan fasilitas umum dalam bentuk RTH," imbuhnya.
Agus menjelaskan, RTH rencananya akan dibangun di atas lahan yang sebelumnya dimanfaatkan untuk gedung Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sukasada seluas sekitar dua hektare.
"Konsepnya bisa dikatakan seperti taman kota, dimana di sana terdapat pepohonan rindang dan pertamanan untuk mendukung pogram kota hijau," kata dia.
Dikatakan, selain taman juga akan disiapkan beberapa penunjang untuk tempat duduk santai. "Joging Track", parkir bus, sentra UMKM dan panggung terbuka "open stage".
"Konsepnya kami sudah rancang sebaik mungkin, sehingga bukan hanya menjadi RTH, tetapi juga dapat dikaitkan dengan bidang pariwisata dan budaya," papar dia. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi PurnomoEditor : I Made Andi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.