"Kami akan barter sapi dengan air bersih. Ini sudah lumrah terjadi di Nusa Penida jika musim kemarau tiba," kata Nyoman Yasa, salah seorang peternak asal Dusun Karang Atuh, Desa Karang, Nusa Penida, Rabu.
Ia menyebutkan, tidak sedikit penernak di daerahnya yang telah menyiapkan hewan piaraannya untuk dibarter dengan air bersih.
"Ya, tidak ada cara lain selain harus menukar atau menjual ternah untuk bisa mendapatkan air bersih," katanya.
Sehubungan dengan sulitnya memperoleh air bersih di pulau sekitar 25 mil laut dari daratan Bali itu, Yasa mengharapkan pemerintah bisa mempercepat proyek air Guyangan, yakni sumber air yang ada di bagian bawah areal pemukiman penduduk.
Dengan menaikkan air Guyangan, krisis air bagi kebutuhan ternak dan warga Nusa Penida yang menetap di daerah berbukitan, senantiasa dapat terpecahkan.
"Saya sudah sering mengalami jual sapi untuk beli air, bahkan untuk membeli air tangki PDAM harus antre atau menunggu pesanan selama dua bulan," ucapnya.
Bersamaan dengan itu, Yasa mengatakan bahwa saat ini harga bibit sapi mengalami penurunan harga. "Harga bibit yang biasanya Rp2,2 juta per ekor, kini hanya diterima saudagar seharga Rp1,8 juta," jelasnya.
Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Klungkung Gusti Ngurah Badiwangsa, ketika dikonfirmasi terpisah, menampik keras harga sapi mengalami penurunan.
"Saat ini bukan waktunya harga sapi mengalami penurunan atau anjlok. Kalau saja harga turun, kemungkinan karena faktor permintaan. Kebutuhan sedikit, tentu harga bisa berubah," katanya.
Ia mengatakan, saat ini Nusa Penida belum memasuki musim kemarau, sehingga tidak mungkin peternak menjual sapinya dengan harga yang tidak wajar.
"Sejalan dengan masih derasnya curah hujan, kebutuhan air dan pakan ternak juga masih cukup mudah bisa diperoleh. Lantas untuk apa mereka harus ramai-ramai jual sapi," katanya menjelaskan. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.