Singaraja (Antara Bali) - Sebagian dari anggota Brimob dari Kompi 3 Pelopor Gilimanuk, mulai Jumat (22/10) malam, membuka pos baru di lokasi konflik, khususnya wilayah Dusun Buah Banjah Atas, Desa Lemukih, Sawan, Kabupaten Buleleng.

Dari pantauan ANTARA di lokasi konflik Desa Lemukih, Sabtu menunjukkan, di antara pos baru pasukan Brimob Polda Bali itu juga diletakkan di sebelah utara SDN 2 Lemukih.

Seluruh pasukan yang disiagakan di lokasi konflik masing-masing dipersenjatai dengan peluru karet dan peluru tajam sebagai antisipasi adanya tindakan anarkhis dari masyarakat.

Keberadaan pos baru dari pangkalan pengawasan sebelumnya juga sempat dipantau oleh Wakapolres Buleleng Kompol Dewa Made Artha didampingi Kabag Bina Mitra Kompol Nyoman Sukasena, Jumat malam.

Penempatan pos baru tersebut terkait adanya informasi masuknya sejumlah warga luar Desa Lemukih yang menyusup, khususnya dari arah atas Dusun Buah Banjah yang merupakan salah satu dari dua akses masuk ke kawasan konflik tersebut.

Sebelumnya, beberapa pasukan gabungan baik dari Brimob Polda Bali dan Dalmas Polres Jembrana, Buleleng, dan Karangasem diletakkan di beberapa titik rawan, antara lain pertigaan Dusun Buah Banjah Atas, Dusun Nangka, Balai Banjar Dusun Buah Banjah, serta di Balai Banjah Dusun Nyuh yang.

Selain itu, beberapa Brimob juga masih melakukan penjagaan di sekitar 15 rumah warga kubu pemegang sertifikat yang diduga akan dijadikan target pembakaran selanjutnya oleh massa pendukung pemegang sertifikat.

Selain Brimob di desa itu juga bersiaga sekitar 20 anggota pasukan TNI Angkata Darat yang dipimpin Danramil Tejakula Kapten (Inf) Suryanto selaku pengawas personel.

Terkait dengan penempatan personel TNI-AD di Desa Lemukih, Kapten Suryanto mengatakan sudah dilakukan sejak Jumat siang usai aksi pembakaran belasan rumah berlangsung.

"Ini sebagai antisipasi keamanan karena tugas kami juga untuk menciptakan kondisi yang aman serta membantu kepolisian untuk mengendalikan emosi masyarakat di lokasi konflik," ucapnya usai melakukan pengecekan senjata di kantor Desa Lemukih.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026