"Hari ini DPR agendanya menerima Direktur IMF sekitar pukul 12.00 WIB setelah itu berkunjung ke Gubernur BI. Ini kunjungan kehormatan saja," katanya di Gedung Nusantara III, Jakarta, Rabu.
Dia menegaskan Pimpinan DPR RI dalam pertemuan itu tidak mau membicarakan soal utang-mengutang sehingga kalau konteksnya kunjungan kehormatan akan diterima dengan baik.
Taufik menjelaskan kalau IMF menawarkan utang kepada Indonesia, dan Indonesia tidak butuh maka tidak perlu diterima. "Saat ini siapapun baik IMF atau perwakilan dunia manapun, Indonesia insya Allah lebih gagah dan bermartabat," ujarnya.
Dia mengatakan kondisi Indonesia saat ini jauh lebih mantap dengan proses yang berkembang di dalam negeri. Taufik mengatakan, DPR RI sebagai lembaga negara yang merepresentasikan rakyat Indonesia, akan menerima secara baik kunjungan kehormatan tamu dari dalam dan luar negeri.(WDY)
Pewarta: Pewarta: Imam Budilaksono: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.