"Bali sebenarnya mendapatkan kuota calon jamaah haji sebanyak 684 orang," kata Mustain di sela-sela pelepasan calon haji tersebut di Denpasar, Kamis.
Namun karena berbagai alasan, kata dia, seperti ada yang mutasi keluar daerah, alasan sakit bahkan ada juga yang meninggal dunia, akhirnya yang memastikan bisa berangkat sebanyak 675 orang.
"Dari 675 yang akan berangkat, 349 di antaranya perempuan sedangkan laki-laki sebanyak 326 orang. Termuda 19 tahun dan tertua 87 tahun," ujar Mustain.
Sementara dari pekerjaan, 35 di antaranya petani, 173 ibu rumah tangga, 121 pedagang, dan sebagian besar karyawan swasta, di samping juga ada pegawai negeri sipil (PNS).
Rombongan Calhaj Pulau Dewata akan berangkat pada 28 Oktober 2010 dan bergabung dengan calon jamaah haji lainnya di Jawa Timur, selanjutnya bertolak ke Arab Saudi pada 30 Oktober kloter 49.
Menurut dia, rombongan Calhaj Bali dijadwalkan sudah tiba kembali di Denpasar pada 10 Desember 2010, kata Mustain.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Agung Ketut Suthayasa berharap rombongan tetap menjaga kesehatan dan mengendalikan diri selama berada di tanah suci.
"Kami mengharapkan para calon jamaah haji tetap menjaga kesehatan dan mengendalikan diri, mengingat kegiatan di sana cukup lama dan padat," kata Suthayasa.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.