"Ada 5.300 pecalang yang ikut membantu polisi di enam kabupaten/kota untuk melakukan pengamanan pilkada," kata Wakil Kepala Polda Bali, Brigadir Jenderal Nyoman Suyastra di Denpasar, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) untuk bekerja sama dengan pecalang untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan keamanan pilkada serentak.
Menurut dia, posisi pecalang dalam pengamanna pilkada serentak berada di ring luar misalnya pada saat pengamanan pelantikan pemenang.
"Di ring tertentu tidak bisa ikut di dalam tetapi di luar," ucap jenderal yang juga bertindak selaku Pelaksana Harian Kepala Polda Bali itu.
Polda Bali menurunkan 12.764 personel dalam pengamanan pelaksanan pemilihan kepala daerah serentak di enam kabupaten/kota pada Desember 2015 melalui Operasi Mantap Praja.
Polda Bali, kata dia, nantinya akan bertindak selaku pendukung pengamanan yang dilakukan oleh tiap polres di enam kabupaten/kota itu.
Enam kabupaten/kota itu yakni Kabupaten Karangasem, Badung, Bangli, Jembrana, Tabanan dan Kota Denpasar.(APP)
Pewarta: Pewarta : Dewa Wiguna: Adi Purnama Putra
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.