Denpasar (Antara Bali) - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Development Corporate/ITDC) menggelar kegiatan sosial dan perlombaam untuk menyambut Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Indonesia.

"Sebagai perusahaan di bawah BUMN, kami menggelar berbagai kegiatan sosial dan perlombaan untuk merayakan Kemerdekaan Indonesia," kata Ketua Panitia Kegiatan Wayan Arnita di Nusa Dua, Bali, Jumat.

Ia mengatakan untuk kegiatan di internal ITDC pihaknya menggelar kegiatan olahraga dan perlombaan gembira, antara lain lomba lari karung, panjat pinang, makan kerupuk, menghias ruangan kerja dan sepak bola mini, pemainnya mengenakan pakaian daster.

"Semua karyawan di ITDC Nusa Dua terlibat dalam kegiatan perlombaan tersebut. Karena tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah bagaimana merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke-70 tahun cukup meriah," ucap pria asal Kabupaten Buleleng ini.

Begitu juga dalam pertandingan sepak bola mini, para pemain diwajibkan mengenakan busan daster. Tujuan ini cukup kreatif agar unik dan menjadikan bahan ketawaan para penonton.

"Jadi memang kami sengaja dalam pertandingan sepak bola tersebut para pemain menggunakan pakaian daster, sehingga penonton dibuat tertawa, karena mereka sangat lucu, seperti ibu-ibu baru bangun pagi," ucapnya.

Sedangkan untuk lomba menghias ruangan di masing-masing divisi di ITDC adalah bertujuan memotivasi kerja para karyawan agar lebih semarak dan semangat melakukan aktivitasnya mulai bulan Agustus ini.

Arnita lebih lanjut mengatakan pada perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia kali ini memang ada peningkatan, karena semua perusahaan BUMN secara bersama-sama melakukan kegiatan, seperti melaksanakan gerak jalan delapan kilometer, penjualan sembako murah di kabupaten, membantu perlengkapan sekolah SMK, serta bedah rumah untuk veteran pejuang kemerdekaan.

"Penjualan sembako murah digelar di delapan dan satu kota, masing-masing 250 paket. Kegiatan itu akan diselenggarakan pada 16 Agustus. Di semua titik dijadikan pembagian sembako murah, sekaligus juga di sana digelar perlombaan dan hiburan rakyat," ujarnya.

Arnita menambahkan untuk pemberian bantuan kepada SMK di Bali difokuskan di delapan lokasi, sedangkan untuk bedah rumah kepada veteran pejuang yang selama ini belum memiliki ramah layak huni dikerjasamakan dengan Kodam IX/Udayana.

"Untuk bedah rumah para veteran pejuang tersebut dialokasikan 45 unit. Pembagian bedah rumah itu tergantung banyaknya veteran pejuang yang masih tidak memiliki rumah layak huni. Jadi pembagian itu terkandung dari skala prioritas di masing-masing kabupaten," katanya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026