Denpasar (Antara Bali) - Ketua Harian Sekretaris Bersama Java Promo, Yulisetiono mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan promosi pariwisata, khususnya Daerah Istimewa Yogjakarta dan Jawa Tengah.

"Kami terus berupaya melakukan promosi pariwisata ke berbagai daerah, termasuk melalui media cetak dan elektronika, sehingga target wisatawan 14 juta terwujud tahun 2013," katanya di Kuta, Bali, Kamis.

Yulisetiono mengatakan, dengan gencarnya melakukan promosi pariwisata tersebut, sehingga sejak tahun 2007 jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Java Promo itu mulai tumbuh secara perlahan.

"Kami perkirakan tahun 2013 mendatang jumlah kunjungan wisatawan ke Java Promo bisa menyamai angka pada tahun 2004," kata Yulisetiono, berharap.

Dikatakan, sejak peristiwa gempa bumi Yogjakarta tahun 2005 itu, jumlah kunjungan wisatawan ke-15 kabupaten dan kota yang tergabung dalam Java Promo turun drastis hingga mendekati 50 persen.

"Kami menghadapi masa-masa sulit pascagempa tersebut, bahkan jumlah kunjungan anjlok hingga lebih dari lima juta orang, dibandingkan 2004," katanya.

Namun demikian, kata dia, tidak menyerah begitu saja. pihaknya tetap berupaya melakukan promosi pariwisata. Walau pertumbuhan kunjungan wisatawan agak lambat pada waktu itu.

Ia mengatakan, tiap daerah yang tergabung dalam Java Promo memiliki daya tarik yang berbeda-beda.

"Masing-masing daerah memiliki potensi berbeda, sehingga dalam Promo Java ini bisa saling melengkapi, sehingga menjadi kemasan yang sangat menarik bagi wisatawan," ucapnya.

Menyinggung keikutsertaan promosi pada pameran "Nusa Dua Fiesta" (NDF) yang berlangsung selama lima hari hingga Selasa (19/10) itu, ia mengatakan, ajang kegiatan ini sangat tepat untuk memperkenalkan pariwisata di Tanah Air.

"Kami harapkan promosi dalam NDF ini bisa menjadi hal positif untuk menarik wisatawan asing ke Java Promo," katanya.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026