Singaraja (Antara Bali) - Objek wisata Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali utara ramai dikunjungi wisatawan asing dan domestik sejak liburan hari raya Galungan dan menyusul Idul Fitri 1436 Hijriah pekan ini.

"Sebagian besar pengunjung ingin menyaksikan tingkah lucu ratusan kawanan lumba-lumba," kata Nyoman Budiasa, salah seorang pemandu wisata di pantai setempat, Minggu.

Ia menjelaskan, jumlah pengunjung yang mendatangi pantai yang berjarak sekitar 90 kilometer dari Kota Denpasar ini mengalami kenaikan sekitar 100-150 persen dari hari-hari biasa.

Apalagi, tahun ini libur Galungan dan libur Idul Fitri datangnya bersamaan, dengan libur fakultatif anak anak yang duduk di bangku sekolah," imbuhnya.

Budiana menambahkan, dalam sehari dapat mengantarkan antara 25 sampai 30 wisatawan yang ingin menyaksikan lumba-lumba. Padahal, hari biasa, pihaknya hanya dapat mengantarkan wisatawan antara 10 sampai 15 orang dalam sehari.

"Dalam sekali berangkat, saya mengajak antara lima sampai enam penumpang saja, jadi dalam sehari bisa berangkat ke dalam laut antara empat sampai lima kali," kata dia.

Untuk dapat menyaksikan hewan mamalia laut itu, Budiana mengatakan, wisatawan cukup membayar sebesar Rp150 ribu untuk orang dewasa dan Rp100 ribu untuk anak anak.

Selain itu, ia menjelaskan, para wisatawan biasanya datang dalam jumlah rombongan, menggunakan beberapa bus jumlah besar dengan kapasitas lebih dari 50 orang yang dikelola biro perjalanan wisata yang ada di Denpasar.

"Setelah tiba di Bali, mereka berkeliling menikmati destinasi wisata di Bali Selatan seperti Kuta, Legian, Sanur,Tanah Lot, dan lainnya, baru kemudian mengunjungi tempat-tempat wisata di utara Pulau Dewata seperti Lovina, Air Sanih dan Pemuteran," papar Made Sumarta.

Ditambahkan, selain melihat lumba-lumba, para pelancong Tiongkok juga menggemari wisata menyaksikan terumbu karang (snorkeling) di perairan Lovina yang berjarang satu kilometer dari arah bibir pantai.

"Kawasan terumbu karang di Lovina memiliki ciri khas yang sangat menarik yang belum tentu ada di daerah lainnya, para pelancong sangat menikmati keindahan itu, termasuk para pelancong Tiongkok," ujarnya. (WDY)


: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026