Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, naik 64 sen menjadi ditutup pada 56,38 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, patokan global, tidak berubah dari penutupan Jumat lalu di 63,45 dolar AS per barel.
Bank sentral Tiongkok pada Minggu mengumumkan pemotongan rasio persyaratan cadangan, jumlah uang yang bank-bank komersial harus pertahankan dalam cadangan, sebesar satu persentase poin, langkah yang kedua tahun ini untuk meningkatkan pinjaman. Langkah ini mulai berlaku Senin.
"Sementara pemotongan RRR tambahan diharapkan sepanjang 2015, ukuran dan waktu pemangkasan ini menunjukkan para pemimpin lebih khawatir tentang keadaan ekonomi negara itu daripada komentar pejabat yang ditunjukkan sebelumnya," kata Brian Jackson, ekonom Tiongkok di IHS Global Insight.
"Harga sudah berfluktuasi," kata John Kilduff dari Again Capital. Kilduff mengatakan laporan oleh perusahaan informasi energi Genscape, menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah di pusat penyimpanan utama di Cushing, Oklahoma, turun 900.000 barel, yang telah mendorong sentimen para pedagang.
"Mungkin ada ruang untuk harga minyak naik lebih lanjut dalam waktu dekat, baik oleh penurunan produksi minyak maupun data stok minyak mentah AS, serta berita yang lebih baik pada sisi permintaan dari ekonomi-ekonomi Amerika Serikat, zona euro dan Tiongkok," kata Julian Jessop, kepala riset komoditas di Capital Economics. Demikian laporan AFP. (WDY)
: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.