"Jadi kami selaku pengurus Golkar yang sah, maka sesuai Munas Ancol, Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan bergabung bersama partai-partai pendukung pemerintah. Posisi kami sebagai mitra kritis pemerintah," ujar Agung Laksono di DPP Partai Nasdem, Jakarta.
Agung mengatakan pihaknya sengaja melakukan "roadshow" politik dengan bertemu para pemimpin partai politik, untuk menginformasikan kepengurusan baru sekaligus posisi Golkar saat ini terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Menurut Agung, Golkar telah melewati fase-fase berat yang sempat melanda internal partai berlambang beringin itu.
Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mengucapkan selamat kepada Agung Laksono atas pengesahan kepengurusan dari Kemenkum dan HAM. Ia berharap dengan posisi Golkar saat ini sebagai pendukung pemerintah, stabilitas politik nasional dapat lebih kokoh.
Paloh juga berharap Golkar dapat berkontribusi lebih banyak terhadap pembangunan nasional. Nasdem, kata Paloh, turut menawarkan kepada Golkar untuk melakukan kerja sama melalui program konkret melakukan pendidikan politik antar-sesama kader di 34 provinsi di Indonesia.
Dalam pertemuan itu Agung Laksono didampingi sejumlah pengurus Golkar antara lain Priyo Budi Santoso, Yorrys Raweyai, Agus Gumiwang, Lawrence Siburian. (WDY)
Pewarta: Oleh Rangga Pandu Asmara JinggaEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.