"Selain untuk pendataan, dengan memegang kartu nelayan, mereka bisa mendapatkan berbagai program dari pemerintah. Kami perkirakan jumlah nelayan di Jembrana mencapai sepuluh ribu orang lebih," kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan Dan Kehutanan Jembrana, Made Dwi Maharimbawa, di Negara, Rabu.
Ia mengatakan, untuk pengadaan kartu nelayan tersebut, pihaknya sudah bersurat ke kepala desa, penyuluh perikanan, ketua kelompok nelayan serta pemilik perahu motor.
Kepada mereka, pihaknya minta, dilakukan penyisiran sehingga seluruh nelayan di daerah ini bisa memperoleh kartu nelayan.
"Bagi nelayan yang tidak tergabung dalam kelompok, tetap bisa mendapatkan kartu ini. Formulir pendaftarannya sudah kami sebar di desa-desa, dan sama sekali tidak dipungut biaya," ujarnya.
Menurutnya, memiliki kartu nelayan penting sebagai syarat untuk mendapatkan program pembinaan, pendampingan dan pelayanan seperti Usaha Mina Perdesaan (PUMP), sertifikat hak atas tanah nelayan, bantuan stimulan perumahan swadaya, listrik murah dan lain-lain.
Untuk mendapatkan kartu ini, katanya, syaratnya sangat mudah yaitu mengisi formulir dan melampirkan foto copy KTP dan Kartu Keluarga.
"Bagi nelayan yang dalam kolom profesi di KTP tercantum bukan nelayan, bisa menggantinya dengan surat keterangan dari desa," katanya.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.