Denpasar (Antara Bali) - Realisasi perdagangan ekspor hasil industri kecil Bali naik terus dari bernilai 89,8 juta dolar AS Januari-Juli 2009 menjadi seharga 112,5 juta dolar AS dalam periode sama 2010.
Peranan usaha industri kecil dalam perolehan devisa nonmigas Bali awal 2010 mencapai 35,1 persen dari seluruh ekspor 320 juta dolar, ungkap Kepala Seksi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Putu Bagiada SE di Denpasar Sabtu.
Ada sekitar enam jenis produksi usaha industri kecil tercatat dipasarkan ke luar negeri yakni produksi ikan dalam kemasan kaleng, komponen rumah jadi dari kayu/bambu, tas, alas kaki, barang plastik dan pakaian jadi (garmen).
Ikan dalam kemasan kaleng misalnya menghasilkan devisa 14,8 juta dolar atas pengapalan 8.916 ton selama tujuh bulan pertama 2010 naik 39,5 persen dalam nilai dan 19,7 persen dalam volume jika dibandingkan periode sama 2009 hanya 5.775 ton seharga 10,6 juta dolar.
Bagiada mengatakan, aneka barang yang dibuat memanfaatkan bahan baku plastik menghasilkan devisa 13,8 juta dolar atas pengapalan 14,6 juta pcs Januari-Juli 2010 naik 44 persern dalam perolehan devisanya dan 12,8 persen dalam volumennya jika dibandingkan periode sama 2009 hanya 12,9 juta pcs seharga 9,6 juta dolar.
Sepatu yang dibuat dari pelepah pisang, kulit dan kain yang dihiasi dengan monte-monte yang ditujukan kepada konsumen dari kalangan anak remaja sebanyak 842 ribu pcs seharga 3,6 juta dolar selama tujuh bulan awal 2010, perolehan devisa tersebut naik 3,4 persen dari periode sama 2009 hanya 3,5 juta dolar.
Ia mengatakan, pakaian jadi yang dihiasi bordiran, rajutan dan berbagai jenis garmen lainnya buatan masyarakat Bali mampu dikapalkan sebanyak 30,5 juta biji dari berbagai jenis dan bentuk seharga 73,6 juta dolar selama Januari-Juli 2010.
Realisasi ekspor tersebut mengalami kenaikan 32,6 persen dalam volume dan 25,7 persen dalam nilai yakni sebanyak 23 juta pcs seharga 58,5 juta dolar dengan negara tujuan utama adalah Amerika serikat<, Jepang dan Eropa.
Perdagangan pakaian jadi merupakan yang terbesar dari hasil industri kecil yang ada menyusul dari perdagangan ikan dalam kemasan kaleng yang bahan bakunya dari ikan hasil tangkapan nelayan di Jembrana, wilayah Bali bagian Barat.
Berbagai jenis tas buatan masyarakat Bali laku terjual ke pasaran ekspor justru mengalami kemerosotan hingga 68 persen di awal 2010 hanya seharga 138 ribu dolar saja atas pengapalan 75 ribu pcs, jika dibandingkan awal 2009 mencapai seharga 438 ribu dolar.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.