Denpasar (Antara Bali) - Petugas Polsek Kuta Selatan, Bali kini tengah memeriksa Zaenap (45), pria asal Wonorejo, Jawa Timur yang kedapatan mencuri sebuah tas milik Cho Hongjin, wisatawan asal Korea Selatan.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Nanang Prihasmoko, di Denpasar, Selasa mengatakan, pelaku yang tidak mempunyai pekerjaan alias penangguran itu, ditangkap petugas pada Minggu (12/9) lalu pukul 19.30 Wita lantaran mencuri tas milik turis asing yang berisi sejumlah barang berharga.

"Pencurian itu sendiri berlangsung di sebuah kafe di kawasan Pantai Muaya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Pelaku yang saat itu hendak mencuri tas, kepergok oleh pemiliknya," katanya menjelaskan.

Melihat tasnya diambil orang, korban beteriak sehingga satpam kafe langsung menangkap dan menyerahkannya ke petugas Polsek Kuta Selatan. Saat ini, kata Kapolsek, pelaku sudah ditahan dan dilakukan pemeriksaan secara mendalam.

Kapolsek menyebutkan, aksi pencurian itu berawal saat korban sedang berbelanja di kafe tersebut. Setelah habis makan, korban pergi ke kamar mandi dan tasnya ditinggal di atas meja. 

Dalam waktu bersamaan, pelaku juga datang ke kafe itu dengan berpura-pura belanja.

"Melihat ada sebuah tas, pelaku langsung mengambil barang yang tergeletak di atas meja itu. Kemudian pelaku berniat kabur, namun keburu ditangkap satpam," ujar Prihasmoko.

Dikatakan, penangkapan itu berawal saat korban yang kembali ke mejanya, mengaku kaget ketika melihat tas miliknya telah dibawa seorang pria.

Melihat itu, korban spontan berteriak dan mengejar pelaku, dan tidak berselang lama, pelaku pun dapat ditangkap petugas satpam yang langsung menyerahkannya kepada polisi.

"Pelakunya beserta barang bukti kejahatannya seperti sebuah laptop, kamera digital, handycam dan lainnya, langsung diserahkan kepada kami," katanya menyebutkan.

Kapolsek mengatakan, saat ini pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung. Dikatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa pelaku baru beberapa hari tinggal di Bali.

"Dia mengaku belum mempunyai pekerjaan dan tempat tinggal yang tetap di Bali," ucapnya menambahkan.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026