Gianyar (Antara Bali) - Keberadaan pasar tradisional diharapkan mampu bersaing dengan toko modern, sekaligus dapat menggerakan ekonomi masyarakat di daerah Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Kami pengembangkan pasar tradisional dalam lingkungan desa, dengan harapan mampu mendukung menggerakkan ekonomi masyarakat setempat," kata Perbekel Desa Batubulan Kangin Wayan Suarjaya ketika meresmikan Pasar Gong serta Gedung Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banjar Buda Ireng, Sabtu malam.

Ia mengatakan, lokasi pembangunan pasar sebelumnya merupakan tempat kumuh. Bupati Gianyar Anak Agung Bharata tahun 2005 memberikan bantuan senderan tanah untuk lokasi pasar tersebut.

Pemkab Gianyar kemudian dalam tahun 2014 memberikan bantuan untuk pembangunan pasar dan fasilitas pendukungnya dengan dana sebesar Rp470 juta.

Pasar dan gedung koperasi tersebut seluas empat are (400 meter persegi) dengan bangunan terdiri atas 11 rumah toko (ruko) yang disewakan, khusus untuk masyarakat setempat.

Produk yang diperjualbelikan berbagai jenis kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Masing - masing ruko disyaratkan menjual produk yang berbeda satu sama lain.

'Agar dapat saling melengkapi dan menghindari persaingan antar penjual,' jelas Wayan Suarjaya .

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gianyar, Wayan Ardana mengharapkan warga Banjar Buda Ireng dapat mengelola keberadaan koperasi dan pasar dengan baik, sekaligus mampu bersaing dengan toko modern.

'Melihat antusias besar warga Buda Ireng, dibarengi dengan pengelolaan yang optimal, saya optimis Pasar dan Koperasi ini akan maju,' ucap Ardana.

Ia juga menekankan, agar antarwarga dapat saling bersatu memajukan gairah ekonomi di Desa Batubulan Kangin. Apalagi pada tahun 2015 nanti, Indonesia akan

dihadapkan oleh Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Ia mengimbau seluruh masyarakat, tidak terkecuali pedesaan, semakin melek terhadap persaingan global, dengan menghasilkan produk-produk yang dapat bersaing dengan serbuan pasar bebas tersebut. (WDY)

Pewarta: Oleh Putu Arthayasa
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026