Denpasar (Antara Bali) - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Bali menggelar Operasi Zebra Agung mulai 26 November hingga 9 Desember 2014 untuk sosialisasi keamanan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Kecelakaan lalu lintas berawal dari adanya pelanggaran. Untuk itu perlu adanya penertiban terhadap pelanggaran itu salah satunya melalui operasi tersebut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Hery Wiyanto di Denpasar, Jumat.

Menurut dia, sasaran dalam operasi tersebut adalah para pengendara dari semua jenis kendaraan.

Namun prioritas dalam operasi zebra tersebut yakni para pengendara sepeda motor.

"Sebagian besar angka kecelakaan dikontribusikan oleh pengendara sepeda motor," ucapnya.

Data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Bali, selama tahun 2012 tercatat 2.730 kasus kecelakaan lalu lintas.

Dari jumlah itu, 601 orang kehilangan nyawanya secara sia-sia.

Sedangkan selama tahun 2013 tercatat menurun mencapai 2.127 jumlah kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mencapai 564 jiwa.

Hery lebih lanjut menambahkan bahwa operasi tersebut serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Polisi mengingatkan kepada para pengendara untuk senantiasa melengkapi diri dengan surat izin mengemudi termasuk dokumen kendaraan.

Khusus pengendara sepeda motor, selain syarat tersebut juga wajib menggunakan helm standar nasional dan menyalakan lampu di siang hari.

Sepeda motor dan truk juga diminta menggunakan lajur kiri dan mematuhi rambu lalu lintas. (WDY)

Pewarta: Oleh Dewa Wiguna
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026