Semarapura (Antara Bali) - Para anggota DPRD Klungkung, Bali, tidak bisa menerima jika Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung I Ketut Janapria digeser dari jabatannya.

"Saya sangat menyayangkan kalau isu pelengseran Sekda Janapria itu terjadi," kata Ketua Fraksi Hanura DPRD Klungkung, I Komang Gde Ludra, Selasa.

Ia menyebutkan, alasan kenapa dirinya tidak terima kalau Sekda Janapria digeser, karena selama ini Janapria dikenal cukup bersih, tanpa cacat dalam menjalankan tugasnya.

"Kami dari Fraksi Hanura sangat keberatan kalau Sekda sampai meninggalkan jabatanya," ujarnya.

Saat ini, sambung Ludra, pemikiran dan konsep-konsep Janapria sangat dibutuhkan untuk pembagunan di Klungkung. "Kami berharap Bupati mempertahankan jabatan Janapria sebagai Sekda," ucapnya.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya  menilai sangat sulit mencari pengganti Sekda yang cukup mempuyai kemampuan seperti Janapria.

Hal yang sama juga dikemukakan Ketua Komisi A DPRD Klungkung Wayan Buda Parwata. Mantan wartawan itu berharap agar Sekda tidak sampai tergiur jabatan lainya termasuk sebagai tenaga pendidik.

"Kenapa Janapria sampai ikut seleksi Widya Iswara Utama (tenaga pengajar), ini yang kami nilai sedikit janggal," ujarnya.

Keikutsertan Sekda dalam seleksi sebagai tenaga pengajar, kata Buda, menguatkan sinyalemen kalau ada beberapa pejabat di Klungkung yang memang menginginkan lengsernya Janapria.

Sementara itu, Sekda I Ketut Janapria ketika dimintai keterangan terkait masalah tersebut menolak untuk bicara. "Mohon maaf, saya lagi buru-buru," ucapnya.(*)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026